Ikan Nila Segar dari Pesawahan

Baru sebulan tinggal di Purwakarta, kami sudah menjelajah ke mana-mana. Dalam kota, iya dong, tentu sudah. Nah, saatnya lanjut ke daerah pedesaan. Mumpung suami belum terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Setiap Sabtu atau Ahad pasti kami menyempatkan diri "berpetualang". Modal Google Maps dan semangat membara Zasan Family.


Kali ini area yang kami susuri adalah perkampungan di sekitar jalan Ipik Gandamanah. Jalan sempit dengan kepadatan luar biasa di setiap akhir pekan. Merasa tak nyaman dengan kemacetan, suami memulih alternatif lain, melewati gang kecil dengan kiri kanan rumah-rumah kampung. Mau ke mana kita? Belum tahu, hihihi. Jalan saja.


Ternyata gang kecil itu berujung di sebuah jalan beraspal mulus, dengan view sawah-sawah luas dan beberapa spot kolam ikan. Wah, nggak rugi kita. Sebanding dengan beberapa kali menerjang polisi tidur dan berpapasan dengan tukang cilok keliling.


Penasaran dengan kolam-kolam ikan tadi, saya tiba-tiba saja pengen berhenti. Stop sebentar. Nah, betul, ternyata pembudidayaan ikan air tawar berikut pemancingan. Ada banyak tempat pemancingan di sepanjang jalan. Kami berhenti sejenak di sebuah tempat pembudidayaan ikan dengan tampilan modern. Sebuah bangunan yang sepertinya adalah kantor, beberapa belas kolam, kincir air, dan bangunan kecil memanjang bergaya minimalis, dengan sebuah antena parabola tivi.




Tanpa perlu menunggu lama, anak-anak berlarian di sekitar kolam, saya memesan beberapa kg ikan nila merah ukuran besar. Tak sampai setengah jam, sekantong besar ikan nila hidup kami bawa pulang. Tak lupa, sebelum pulang nanya sebentar ke mamang yang menangkap ikan buat kami. Ternyata daerah yang kami lewati itu adalah Kampung Pesawahan.


Sudah terbayang, besok pagi saya akan masak nila saus asem manis buat anak-anak dan suami.


Mari kita pulang!





Posting Lama

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya