Tribute to Duri

Bismillah...

Hello hello hello sobat blogger. *hayah, sudah kayak seleb blog aja gayanya

Boleh dibilang, sudah ganti zaman si Bunda Zaki nggak nulis. Sejak adik Ahsan baru bisa miring kanan miring kiri dan Mas Zaki TK kecil, sampai sekarang adik Ahsan sudah lari kesana ke mari, Mas Zaki sudah masuk SD... Huwooo syeremm, lama baget. Blogger abal abal lah ini namanya. Apa blogger kambuhan 😄😄😄

Nah, ada missing link dalam sejarah kehidupan bunda Zaki yang tidak sempat ter-recordter-record di sini. *biarlah malaikat yang nge-record..hi hi hi.

Sejak pulang dari Pekanbaru 1.5 tahun yang lalu, bunda Zaki dan dua bocil kembali ke Jogja (akhirnyaaaa). Si ayah tetap...mendulang berlian dan emas di tanah Sumatra. Pulang ke Jogja 6 minggu sekali. Jadi 6 minggu di Ogan Komering Ilir, 1 minggu di Jogja, nengokin kami, anak istrinya.

So, ngapain aja bunda Zaki di Jogja?

Ya elah, ngapain. Ya momong lah.

Eh, enggak cuma momong ding, bunda mencoba peruntungan dagang online. Jadi bakul souvenir nikah online. Satu setengah tahun jualan souvenir nikah ternyata menyenangkan saudara-saudara. Kita bisa berkreasi, berkarya, menekuni hobi, sekaligus dapat bonus, yaitu nambah uang jajan anak-anak. Lha gimana coba. Awalnya bunda kan cuma jahit-jahit kain, dibikin pernak-pernik kecil, iseng pula bunda upload di facebook... Eh, tau tau dapat orderan ratusan pcs... Alhamdulillah... Mengejutkan memang. Tapi itulah rahasia Allah. Allah bukakan pintu rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.



Semakin hari, bunda semakin gila dagang online... Hi hi hi.

Rupanya yang bikin kecanduan bukan hanya narkotika dan miras, tapi dagang online juga bikin kecanduan. Wak Haji Rhoma Irama...koreksi ya...

Tapi bersyukur, khilaf bunda sembuh juga... Kali ini Berkah Romadhoni's family ngumpul lagi. Tapi bukan di Ogan Komering Ilir... Ayah kerja di tempat baru di Duri, Mandau, Bengkalis, Riau. Di PT T.O.P atau Transavia Otomasi Pramata. Ngerjain project minyak milik Chevron. He he, lagi lagi cerita kita tentang Riau ya. Lakon kehidupan keluarga kami... Lucu lucu haru.

Masih ingat barang-barang kami yang kami bawa dari Riau 1.5 tahun lalu yang jumlahnya 8 koli atau 8 kardus super gede itu? Nah, itu pula harta kami yang kami bawa ke Duri. Delapan koli besar itu kami compress, jadi 2 koli raksasa...ha ha. Sama saja banyak Bu...

Hari ini, tepat 6 bulan ayah kerja di T.O.P. Pekerja lapangan kayak ayah, di manapun berada, tetep. Kawannya ya itu itu saja. Automation Engineer seperti ayah, pindah pindah perusahaan, ketemunya juga sama mereka-mereka...orang yang sama. Hi.hi.hi

Jadi di Duri, kami sama sekali tidak merasa asing. Anak-anakpun juga langsung bisa menyesuaikan diri.Kembali bertemu dengan kawan-kawan ayah yang dulu pernah kerja di Riau Pulp. Bahkan tidak sengaja, ada moment yang benar-benar membuat saya bersaksi bahwa Allah Maha Besar, saat saya sedang sakit, berobat di Rumah Sakit Permata Hati Duri...di ruang tunggu..disapa oleh seorang laki-laki sebaya ayah Zaki... Daaaannn ternyata, subhanallah... Beliau adalah teman ayah Zaki waktu SMP, di SMP 6 Jogjakarta. Subhanallah...

Posting Lama

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Seorang bunda dari jagoan kecil yang selalu ingin tau. Suka membaca dan hobi ngotak-atik segala pernak-pernik yang berhubungan dengan baju dan accessories cewek...