Postingan Pertama Saya

Assalammualaykum.

Bismillah, postingan pertama saya.

Cerita tadi malam. Di komplek lagi rame, ada acara pertunjukan seni budaya warga komplek. Sudah hampir 3 tahun tinggal di Riau Komplek (sebutan untuk komplek tempat tinggal karyawan PT.RAPP), tapi baru tadi malam saya yang bener-bener nengok acara, tahun-tahun kemarin cuma dengerin aja riuh rendahnya acara dari rumah, habis rumah kami deket dengan lapangan tempat acara berlangsung. Itupun karena ada maksud lain, yaitu pengen lihat pameran dari stan salah satu operator jaringan CDMA merk S*art*fen, yang katanya modemnya cepet dan anti lelet. Maksudnya mau beli juga (dan akhirnya beli).

Rupanya si kecil merengek juga mau ikut, maksud saya di rumah aja sama ayahnya (yang lagi kurang enak badan), bunda pergi cuma sebentar. Akhirnya satu batalyon ikut semua, termasuk 4 orang anak budhe (sebutan kami untuk tetangga sebelah). Ya udah, rame-rame kami jalan ke Lapangan Merdeka, 200 meteran dari rumah. Waktu itu masih sekitar jam 7 an lah.

Sampai lapangan, cepat kami menuju stan yang kami maksud, setelah nanya-nanya, saya langsung beli. Rencana mau langsung pulang, tapi hati serasa sayang. Cobalah saya keliling dulu, lihat-lihat stan yang lain (tidak untuk stan bank, perumahan,  pameran mobil, sepeda motor dan alat elektronok yang lain, karena tidak ada niat untuk beli, malah bikin pengen aja...). Seru juga melihat stan dari berbagai daerah di Sumatra dan Jawa (berbagai macam suku yang tinggal di komplek). Stand pertama yang saya kunjungi stan dari Tanah Minang, gemebyar dengan kemewahannya. Tak lupa satu jepret foto saya abadikan. Kemudian jalan ke stan berikutnya, Punggawa (Paguyuban Keluarga Jawa-kira kira begitu lah artinya). Ada patung loro blonyo (manten khas jawa) gede yang lenggah di dekat pintu masuk. Jepret, sekali lagi. Kemudian stan Tanah Batak Karo, saya tidak masuk, soalnya padat banyak orang, cuma lihat dari depan aja. Beberapa kain khas sana dipajang di gantungan, juga beberapa makanan khas. Jepret lagi. Kemudian lanjut ke Tanah Aceh, Batak Toba, Melayu Riau dan lain-lain. Salut untuk penyelenggara. Dalam sekian menit, saya serasa keliling nusantara.

Capek berkeliling, saya mau langsung pulang. Tapi si kakak-kakak Zaki (anak-anak budhe) belum mau pulang. Kami duduk-duduk di depan panggung (bukan di lantai loh...tapi di kursi tamu yang udah disediakan). Pembukaan acara belum di mulai...lama kami duduk, pegal. Pulang lah kami.

Ee...sampai di tengah jalan (di tengah perjalanan maksudnya, kalau di tengah jalan bisa ketabrak) si Zaki nangis pula, minta balik lagi. Meronta-ronta pengen ke sana lagi. Padahal pamit sama ayahnya tadi cuma sebentar, makanya dengan usaha yang gigih ( berlebihan deh kayaknya..) saya bujuk Zaki untuk mau pulang. Sempat pura-pura lari naik kuda sambil menggendong dia juga, maksudnya biar dia seneng. Dan bener, Zaki mau diam sebentar. Tapi, hosh..hosh..nafas jadi sengal-sengal gitu.

Sampai rumah, alhamdulillah aman, Zaki mau agak tenang. Tapi begitu masuk rumah, blarrr...tangisnya kembali meledak (bom kali). "Unda...Aki mau maen lagi, Unda Aki mau maennnnn!" itu itu terus rengekannya. Beberapa menit kemudian (setengah jam an) dengan bujuk rayu ayah bunda, my lil baby boy mau diem juga. Kemudian gosok gigi, ganti baju dan saya keloni dan pulas di bawah pelukan boneka beruang ungunya.

Semenit rasanya baru berlalu setelah Zaki benar-benar tidur, saya dikejutkan dengan suara dentuman keras sekali, serasa pintu rumah ikut bergetar (kalau nggak salah denger). Belum hening dentuman pertama tadi, sudah disusul dentuman berikutnya dan lagi, lagi, lagi. Baru sadar saya. Di opening acara kebudayaan kan ada peluncuran (peledakan lebih tepatnya) kembang api, sama kaya pas tahun baruan kemarin. Kata beberapa orang tetangga, yang ikut berpartisipasi dalam acara, kembang apinya dibeli langsung dari PT.Pindad.

Hingga larut malam, masih saja terdengar musik-musik dan keriuhan suara. Sesekali terdengar juga suara perkusi yang dimainkan anak-anak. Kalau menurut saya, lebih tepat kaya suara ember dipukul. Entah karena sound systemnya yang kurang bagus, atau karena anak-anaknya yang kurang profesional, atau karena telinga saya yang memang sudah pekak dengan dang dung suara musik di sana tadi.

Mata sudah ngantuk..kemudian saya ambil air wudlu dan sholat Isya'...

Posting Lebih Baru

Leave a Reply

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya