Bauhinia di Halaman Rumah


Sebelum kami tempati, rumah kami ini adalah rumah tak bertuan yang bertahun-tahun kosong tanpa penghuni. Terakhir sebelum kami, katanya ada ekspatriat dari Taiwan yang tinggal. Itu terjadi sekitar tahun 2000-an.

bauhinia di depan rumah

karena tinggi, jadi saya foto dari bawah saja ya.....

Rumah tipe 45 biasa yang diperuntukkan bagi karyawan kecil seperti Ayah Zaki. Bos-bos setara manager ke atas ditempatkan di rumah-rumah besar setara tipe 60, atau di apartemen, atau di hotel. Ada lebih dari 100 unit rumah besar di Town Site I, 6 bangunan apartemen 3 lantai, dan 1 hotel, yaitu Hotel Unigraha.

Ada yang spesial dengan rumah mungil kami. Dari arah mana pun mata memandang, akan tampak sebatang pohon bauhinia atau pohon kupu-kupu tinggi menjulang melebihi atap di depan rumah, lengkap dengan bunganya yang berwarna pink keunguan.

Tidak hanya sebagai peneduh halaman dari panasnya sengatan udara Riau, tapi pohon bauhinia itu juga berfungsi sebagai jam weker kami. Lho? Iya, jam weker yang tiap sekitar pukul 04.00 pagi membangunkan dengan suara kicauan burung yang asyik dan penuh semangat. Mungkin ada puluhan burung yang bermalam di situ, pipit, kutilang bahkan burung sriganti sering tampak di dahan atau bunganya.

burung sriganti sedang menghisap nektar

Sepertinya si bauhinia ungu kami ini satu-satunya yang tumbuh cukup tinggi di komplek. Atau satu-satunya yang ada di komplek mungkin, karena jujur saya belum pernah melihat yang lainnya.
Ingat cerita tempo lalu, cerita dari tetangga sebelah yang sudah 14 tahun tinggal di sini. Kala itu, salah seorang karyawan yang mendapatkan beasiswa sekolah S2 di Canada datang, waktu melihat si pohon kupu-kupu ini, beliau nyeletuk, 
" Lho, di sini ada juga pohon macam ni ya, awak kira cuma ada di Canada?"

Wah, bunga di Canada?
Pertanyaan itu menggelitik saya untuk googling tentang pohon berbunga cantik ini.

cantik ya...
Pohon kupu-kupu atau nama latinnya dikenal dengan Bauhinia purpurea L ini adalah jenis tanaman peneduh yang bisa tumbuh cukup cepat di segala jenis tanah. Mudah dikembangkan bahkan untuk daerah yang beriklim panas sekalipun. Uniknya, pohon ini asli Indonesia lho, bukan dari Canada, walau terdapat juga di beberapa negara kawasan Asia Tenggara. Selain bunganya yang cantik, mirip dengan bunga anggrek, ternyata daun, bunga dan batang tanaman ini juga biasa digunakan untuk obat-obatan. Misalnya saja untuk nyeri, rematik, pembengkakan paha, bisul, bahkan diare dan kejang. 

Maha Suci Alloh yang menciptakan tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

zaki menyiram rumput yang mulai kering kepanasan

Posting Lebih Baru Posting Lama

70 Responses to “Bauhinia di Halaman Rumah”

  1. di tuban atau mojokerto tidak ada sepertinya, karena saya belum pernah melihatnya...memang enak kok mbak kalau sekitar rumah itu ditumbuhi pepohonan rindang agar bisa ngisis dibawah pohonnya waktu siang atau sore.
    apalagi aja camilan macam jemblem, ketan, horok-horok, cenil dan klepon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah ganti senengane ya mas Agus, biasane sukun goreng.

      Hapus
    2. sukun rebus dan sukun goreng tetep dong, kan variasi mas..hehe
      kadang ya jagung rebus, singkong rebus, dan juga beton isi nongko

      Hapus
    3. asal jangan beton isi aspal curah ya mas hehe

      Hapus
    4. beton isi nangka dong Mang..

      Hapus
    5. maaf tuan rumah telat nongol...
      Pak Agus: rumah jadi edum kalau banyak pepohonan Pak...semilir. Lebih enak lagi kalau tanaman yang ada adalah tanaman buah misal mangga, jambu dsb, selain peneduh, juga menghasilkan

      Hapus
    6. kalau isi duren namanya pongge...*halah

      Hapus
    7. kalo isi rumah namanya istri dan anak2

      Hapus
    8. kalo isi kepala ? siapa yang tahu ?

      Hapus
    9. kepala sekolah? isinya banyak. pasti pinter

      Hapus
    10. isinya ada es, tahu bunting dan jajan yang lain

      Hapus
    11. Cak Agus,sukaane biji beton,mirip Limbad jadine kekekek

      Hapus
  2. bagus sekali pohon bunganya...di tempat mamang ndak ada sepertinya... cocok buat berteduh disiang hari sambil seruput kopi... mantabb

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan lupa bandrek juga boleh

      Hapus
    2. bandrek plus telur hehehe

      es teh 1000... es teh manis 3000 hehe

      Hapus
    3. mauuu..
      mamang yang bayar ya..

      Hapus
    4. ditebas mamang semuanya kan

      Hapus
    5. sebenarnya tanaman ini banyak dibudidayakan sebagai tanaman peneduh kok Mang, di kampung saya ada 2, satu di desa sebelah, satu lagi di desa wisata Krebet, kerajinan batik kayu...

      Hapus
    6. iya bagus ... kok di desa mamang ndak ada ya

      Hapus
    7. sama mang, kok di kampung saya jg nggak ada sihh ... demo yukk

      Hapus
    8. ayoo mDemo masak tah mbak Nia hiihi

      Hapus
  3. Kayaknya lingkungannya asri banget, apalagi masih banyak burung. Kalau di tempat saya ada burung pipit, kutilang atau burung sriganti, pasti sudah ditangkap pakai jaring atau pulut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bedil angin juga mas ? ngeri ya mas...kasian hanya di jual di pasaran seharga 5 ribu rupiah

      Hapus
    2. pakai ketepel yang ekonomis mas

      Hapus
    3. ketapel isdebes ya mang

      Hapus
    4. ingat ketapel, jadi ingat jaman kecil, waktu kerikil dari ketapel saya mengenai seorang simbah-simbah...

      Mas Isnaeni: karena beberapa spot di komplek kami masih hutan, ya banyak satwa liar Mas, bahkan celeng, monyet dan biawak...ngeri lho. tapi yang saya kagumi adalah aneka jenis burungnya yang masih beragam, bahkan burung cendet, elang, gagak, tekukur dll masih bisa dilihat tiap hari

      Hapus
    5. kalau mamang tau di buru tuh binatangnya pake ketepel

      Hapus
    6. asal jangan granat yang dilempar pake ketapel mang ..

      Hapus
  4. Balasan
    1. iya terimakasih add ya hehe

      Hapus
    2. okey semuanya tunggu konfirm dari saya yaa

      Hapus
  5. kalo gak salah ini ada cuma disumatra,,#sok tau gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo nggak salah, di pulau andalas

      Hapus
    2. nggak juga, di jawa juga ada kok Mas Rizal, di kampung saya ada 2 batang pohon kok.

      Hapus
    3. sayangnya selama saya di sini kok belum pernah lihat buahnya ya Mang...

      Hapus
    4. ditenteng aja mbak biar ketahuan kapan buatnya

      Hapus
  6. aku malah baru denger ada pohon yang namanya bauhina
    hihi aneh namanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi, lebih aneh lagi kalau baurawins...hahaha
      di kampung saya ada juga kok Pak Raw, bisa mbibit besok...

      Hapus
    2. monggo silakan Pak Zach, dicangkok...

      Hapus
  7. bagus kembangnya. sebagus hati kita ya Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. apik endi karo kembang desa mas Zach ... he he

      Hapus
    2. iya, cantik pula, tapi sayang...bunganya cuma awet 2 hari

      Hapus
    3. bisa nggak ditawar jadi 3 hari?

      kembang desa kan bojoku lagi enom

      Hapus
    4. harus perpanjang STNB mas

      Hapus
  8. Wah cantik bunganya, ternyata tidak hanya di Canada yah, di tempatku belum pernah liat

    BalasHapus
    Balasan
    1. asli Indonesia Pak El...kalau mau lihat, ke sini Pak...silakan lho, monggo

      Hapus
    2. di hatiku juga ada wkwkwk

      Hapus
    3. wah kejauhan, paketin aja kesini hehe...

      Hapus
  9. Balasan
    1. bau ginian atau bau gituan Lik Pacul...btw, makasih banyak sudah berkunjung.

      Hapus
    2. ini ngomongin masalah bau, bau apaan yah

      Hapus
  10. saya baru tahu kalau Indonesia memiliki pohon seperti itu,ada banyak manfaatnya lagi subhanalloh.

    Alloh tidak menciptakan sesuatu dimuka bumi ini,kecuali yang bermanfa'at

    Nice post mbak,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. adem pohonnya... adem komentarnya

      Hapus
    2. Trima kasih banyak sudah menyempatkan berkunjung di gubug saya Pak Dede.

      Iya, segala sesuatu yang Dia ciptakan memang mempunyai manfaat masing-masing...semoga kita menjadi hamba yang jeli dan pandai mensyukuri nikmatNya

      Hapus
  11. Indah buanget Bunganya, Dipenuhi Kicau burung lagi Pohonya, Serasa damai banget itu rumah, Dengan naungan itu Ponhon Bunga Kupu kupu sedikit menyejukan di tengah panasnay Pelawan mestinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. banget Pak Mus, andai tak ada pohon peneduh, tak terbayang panasnya lingkungan rumah kami.

      Sekarang baru nggak begitu damai Pak, baru musim kabut asap, udara berbau sangit dan apek.

      Hapus
  12. rumah mungil nan indah yang ditumbuhi bunga2 dan tanaman adalah impian saya mbak ... pasti seneng ya mbak tinggal sama keluarga kecilnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebagaimana Mbak Nia sama Mas Agus donk

      Hapus
    2. insha ALLOH segera terkabul impiannya Mbak Nia.

      saya ngikutin seniornya yang di atas saja...

      Hapus
  13. Bungane uapik tenan rek,,,,

    BalasHapus
  14. Ramadhan membasuh hati yang berjelaga,
    Saatnya meraih rahmat dan ampunanNya
    Untuk lisan dan sikap yang takterjaga
    Mohon dibukakan pintu ma’af yang sebesar-
    Besarnya.
    Selamat Harri Raya Idul Fitri 1 Syawwal 1434 H
    Minal Aidin Wal Faidzin,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya