Day 9: Nikmat yang Terlupakan


Ada kalanya kita sangat asyik dengan kesibukan kita. Melayang terbawa suasana mengerjakan job kita, ada yang sibuk berjualan di pasar, sibuk dengan komputernya di kantor, sibuk dengan tumpukan buku-buku, sibuk dengan adonan kue di dapur, bahkan sibuk ngobrol di teras rumah. Loh, setiap manusia memang pernah ngalami sibuk kan? Benar, ketika kesibukan hanyalah sebagian dari waktu kita, natural sekali. Tapi ada sebagian orang yang hari-harinya dipenuhi dengan padatnya aktivitas, berangkat pagi buta, terjebak kemacetan, sampai tempat kerja, pekerjaan sudah menggunung, pun pulang kerja sudah sangat larut. Kelelahan dan kepenatan menjadi sahabat sehari-hari. Alangkah hebatnya orang-orang yang mampu survive dan mengatur kesibukannya hingga tak melalaikan kewajiban beribadahnya.

Terdapat hadits Rosulullah:
 نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
"Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang."
HR. Bukhari


Ibnu Baththol rahimahullah mengatakan seseorang tidaklah dikatakan memiliki waktu luang hingga badannya juga sehat. Barangsiapa yang memiliki dua nikmat ini, hendaklah ia bersemangat, jangan sampai ia tertipu dengan meninggalkan syukur kepada Alloh atas nikmat yang diberikan. Bersyukur adalah dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya. Barangsiapa yang luput dari syukur macam ini, ialah yang tertipu.

Semoga Alloh selalu melimpahkan hidayahnya hingga kita mampu memanfaatkan waktu luang dan kesehatan kita untuk selalu patuh kepada Rabb kita...aamiin.


Happy Fasting !!!


 

Posting Lebih Baru Posting Lama

9 Responses to “Day 9: Nikmat yang Terlupakan”

  1. Alhamdulillah, terimakasih sudah diingatkan mba .. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama diingatkan, tapi jangan sama-sama dilupakan ya

      Hapus
  2. alhamdulillah ini termasuk golongan saya nih, pergi pagi buta pulang petang dan alhamdulillah waktu saya banyak senggangnya dari pada repotnya lebih alhamdulillah lagi masih di paringi sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. hamdalah, nikmat tiada terkira tentunya ya Pak Agus, walaupun sibuk, tapi masih senggang...lho...piye to, malah bingung ki

      Hapus
    2. kalo saya malah sering pulang jam setengah 11 malam.

      Hapus
  3. Nikmat senggang. Ahh, keren ya istilahnya. Buat perbendaharaan kata saya, asyik nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mesti wong sibuk iki....tidak mengenal kata senggang...hebat.

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya