Nda, Minumnya Sambil Duduk Ya



Minum dengan posisi sambil duduk ternyata mengandung banyak faedah. Rasulullah sendiri sudah mengajari kita adab atau tata cara minum, diantaranya dengan membaca basmallah, duduk dan memegang gelas menggunakan tangan kanan. Khusus mengenai minum sambil duduk, bukan semata-mata larangan tanpa alasan. Ternyata setelah dilakukan penelitian oleh para pakar kesehatan, minum sambil duduk lebih menyehatkan, karena air yang kita minum akan disaring terlebih dahulu oleh suatu organ yang hanya berfungsi saat kita duduk. Sehingga air itu akan lebih bersih dan sehat sehingga mengurangi resiko terkena penyakit ginjal. Waktu iseng-iseng ngobrol dengan salah satu saudara ayahnya yang seorang dokter, beliau juga berkata demikian.

Kebiasaan baik yang menurut saya adalah kabar bonus dari Rasululloh ini kami terapkan dalam keseharian anggota keluarga kami. Tak terkecuali untuk Zaki.
Makanya tak heran, kalau di dekat dispenser air selalu tampak kursi mungil khusus untuk Zaki. Kalau kami yang tua, sembarang saja, nggak mesti harus duduk di kursi karena kursi-kursi di rumah kami sudah kami susun, kami pensiun dinikan di kamar depan. Minum atau makan ya lesehan di lantai.

Suatu pagi yang notabene selalu sibuk dengan kegiatan dapur, saya beres-beres meja makan. Piring-piring kosong bekas tempat lauk dan sayur saya angkat ke wastafel. Termasuk beberapa gelas kosong sisa susu dan teh. Di gelas, masih tersisa sedikit teh manis sisa ayah sebelum berangkat kerja. Sedikiiiiit saja teh itu, tak sampai satu teguk orang dewasa. Karena sayang, saya minum teh sisa itu sambil menenteng beberapa gelas kosong. Rupanya ekor mata Zaki menangkap keganjilan sikap saya. Zaki yang lagi asyik makan biskuit di depan TV nyeletuk.

"Nda, minumnya sambil duduk ya...nanti bisa sakit perut lho..."

Deg.
Rupanya Zaki menangkap apa yang selalu saya bilang ke dia. Oh, saya diingatkan anak saya. Ada rasa malu yang sungguh tak bisa saya ungkapkan. Malu dengan sikap tidak konsisten saya. Sungguh, sebuah koreksi berharga buat saya ke depannya.

Berbeda lagi ketika Zaki melihat sebuah iklan di TV. Iklan air mineral merk tertentu. Ketika seorang ibu yang minum air mineral sambil berdiri, kemudian totol-totol hitam yang menempel di bajunya berjatuhan satu demi satu.

"Nda, kok bunda-bunda minum sambil berdiri?"

"Oooh, mungkin bunda yang itu belum tau kalau minum sambil berdiri itu tak sehat, Sayang."

"Tapi bunda itu kan sudah besar..."

"Iya, tapi kan tidak semua orang besar tahu cara minum yang baik, Zaki."

(Nah, satu lagi alasan kenapa saya pilih-pilih saluran televisi)



*Sekedar kisah keseharian, bukan bermaksud menyinggung atau menggurui.





Posting Lebih Baru Posting Lama

80 Responses to “Nda, Minumnya Sambil Duduk Ya”

  1. Tidak gampang membiasakan adab dan tata cara minum serta kebiasaan baik yang diteladankan Rasululloh SAW kalau kita tidak memberikan contoh dan penjelasan secara gamblang kemanfaatannya.
    Apalagi sudah menjadi kebiasaan bahwa minum sambil berdiri dan makai tangan kiri seperti sudah menjadi kewajaran di masyarakat, padahal tata cara ini adalah perilaku syetan.

    Semoga anak-anak bisa dengan mudah menerima kebaikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. akan menjadi mudah bila kita melakukannya setiap hari Pak Damar. walau mungkin di awal sangat sulit, lupa-lupa dan kelewatan, tapi inshaa Alloh, bila dijalankan setiap hari setiap waktu akan biasa juga. Semoga seperti itu...aamiin

      Hapus
    2. cara minumnya pakai tangan kanan, jari kelingking berada di bawah gelas 4 jari menggengam gelas, cara minumnya seteguk seteguk denga mebaca basamalah sebelumnya. jangan di glogok kayak saya lho ya...

      Hapus
    3. wah, Pak Agus ini super sekali, makasih tambahannya Pak

      Hapus
    4. juga jangan bernafas di dalam gelas. lebih baik berhenti sejenak untuk mengambil nafas di luar gelas.

      saya juga membiasakan anak saya minum sambil duduk, bu.

      Hapus
    5. aduh satu lagi tambahan berharga dari Pak Budy, makasih Pak...

      insha Alloh anak-anak mampu menjalankan kebiasaan baik ini...

      Hapus
    6. waduh, aku kaya setan dong..?
      kalo minum pake segala cara, dari berdiri sampe gelantungan di tower. tangan kanan kiri sampe dipegangin teman botol minumnya juga sering. apalagi kalo di hutan, bisa minum sambil nungging nyruput air sungai...

      Hapus
    7. pantes kok medeni Pak...

      saya nggak pernah bilang kayak gitu ke Zaki, saya hanya menyampaikan dari segi kesehatannya saja, soalnya kalau saya bilang munum pakai tangan kiri perilaku syetan, dia akan salah persepsi dengan orang-orang yang makan dengan tangan kiri, akan dianggapnya mereka syetan---jangan deh.

      Hapus
    8. hahaha pancen sudah nasibku kerja di tempat ekstrim dimana lepas tangan bisa berakibat fatal...

      tapi emang repot kok ngadepin anak sekarang khususnya buat mbah mbah yang masih berpikir cucunya itu kaya anaknya dulu.

      si ncit udah malem masih melek, sama mbahnya dibilangin cepetan bobo tar ada pocong lewat

      bukannya masuk kamar malah lari ke jendela nanya, mana pocongnya mbah pengen liat...

      Hapus
    9. hahaha, seru deh kayaknya main sama Ncit...pemberani sih.

      nah kan Pak, makanya saya dulu langsung bingung waktu saya main beras, simbah bilang nanti "tangane kithing", bukannya berhenti malah main lagi di lain hari buat buktiin tangan saya berubah "kithing" apa enggak

      Hapus
  2. Mas Zaki pinter banget bisa ngingetin Bundanya..:D

    jangan lupa baca do'a sebelum minum..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. cuci tangan dulu sebelum pegang gelas, biar bersih

      Hapus
    2. habis minum giliran gelasnya yang di cuci .

      Hapus
    3. jangan lupa make masker

      Hapus
    4. hayo hayo hayo, silakan kalau mau bantuin saya nyuci lho...jangan sungkan-sungkan.

      Hapus
    5. setelah gelas di cuci kering lalu di taruh tempatnya kembali

      Hapus
    6. setelah gelasnya kering ... yuk kita minum es dawetnya heheh

      Hapus
    7. terus makannya kapan? kok dari tadi yg dibahas minum terus

      Hapus
    8. sekarang aja. kebetulan tadi saya masak mendoan buat makan siang...xixixi

      Hapus
  3. anak skrg kritis ya mbak,,alhamdulillaah zaki sudah mengerti yg selama ini diajrin bundanya. salah satunya kalo minum sambil duduk ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. enggak kritis kok Mbak, biasa aja menurut saya. anak-anak cuma heran bila melihat sesuatu yang tidak biasa.

      Hapus
    2. zaki rasa ingin tahunya tinggi ya nda?



      *hehehehe,,,,,

      Hapus
    3. saya juga tinggi lho mbak rasa ingin taunya, hehehe

      Hapus
    4. tahu petis atau tahu goreng Pak ? hehehe

      Hapus
    5. ubi rebus juga ndak apa deh

      Hapus
    6. ubi rebus dituangi susu kental manis, ditaburi meses ceres, dijual 5000/porsi Mang...

      Hapus
  4. mas berkah pasti bangga mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, enggak kok Pak Agus, biasa saja karena hanya melakukan hal-hal yang terbiasa kami lakukan sejak dulu.

      Om Agus tentu bangga dengan putri kecilnya yang sekarang lagi senang-senangnya berjalan

      Hapus
    2. halah katut nyeluk om kabeh ngene iki...emange saya sudah mirip Om - Om ya ?
      *kosel-kosel

      Hapus
    3. yang manggil Om itu Zaki dan seangkatannya...berarti usianya di bawah saya dong...

      Hapus
    4. Om agus memang harus dibikin bangga.. he

      Hapus
    5. klo ndak mau dipanggil om Agus, gimana klo dipanggil pakdhe Agus aja?

      Hapus
    6. Ok, Pak Dhe Agus Setya...
      # kesannya kok sepuh banget ya, saya jadi nggak tega sudah menganiaya kemudaan beliau...

      Hapus
    7. aku juga manggilnya om
      om om bagi duitnya dong...

      Hapus
    8. nah kalau tentang bagi-nagi duit...ikut manggil Om juga deh...hhehe

      Hapus
  5. bener mbak :) .. saya juga yang ngajarin sidia *ehh , beneran loh :p
    waktu itu saya minum sambil berdiri terus di bilangin (jangan minum sambil berdiri) lalu saya jawab (lok kenapa, cuma minum kok bukan makan) , katanya gak boleh tau entar sakit...
    saya jadi terngiang-ngiang terus minum sambil duduk .hohoho #malahcurhat

    kalau minum sambil berenang gimana mbak :D .

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau minum sambil berenang itu klelep namanya Tia...hahaha

      iya, memang kebiasaan sederhana semacam itu kadang terlupakan, atau bahkan tak dianggap penting. padahal faedahnya banyak. Rasulullah memberikan contoh hidup sehat, tapi banyak yang menafikkan, bahkan tak percaya. Bahkan ada yang menganggap isapan jempol semata. Bukan hanya yang muslim saja, tapi bagi semua insan. Aturan-aturan yang disampaikan bisa diterapkan bagi siapa saja. Misal makan dengan mengunyah hingga 33 x, ternyata banyak faedah untuk kesehatan.

      Hapus
    2. asik asik, si dia si dia nih...eh tapi? si dia yang mana nih? hehehehehe

      Hapus
    3. cieee... si dia... suit ... suit

      Hapus
    4. suit itu kalau mau main petak umpet itu to Mang?

      Hapus
  6. Anak kecil memang bysanya kritis. Sedikit cerita juga, ketika bepergian dg si Zaki, saya beritahu kalau di trafficlight menyala lampu merah artinya berhenti, kl hijau artinya boleh jalan.

    Nah, ketika suatu ketika saya belok kiri di sebuah persimpangan (belok kiri kan boleh terus), Zaki merengek-rengek meminta saya menghentikan sepeda krn yg dia lihat arah lurus lampunya merah.

    Waduh, susah payah saya menjelaskan ke dia... (dikiranya saya melanggar lampu merah). Hehe, dasar anak-anak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah betul Pak Pri. mereka terlalu ingin tau isi dunia ini. Apapun dikomentari. Kita yang harus pintar-pintar menjelaskan dengan realita yang ada secara logis tanpa bohong, biar dia bisa mencerna penyampaian kita dengan mudah. Kala besar nanti, harapannya dia akan tumbuh menjadi anak yang peka. Apabila kita berbohong, tentu saat besar dia akan terbiasa dengan hal itu. termasuk saat orang tua menjawab pertanyaan sekenanya yang tak masuk akal.

      Salam buat putranya ya Pak, semoga sehat-sehat...

      Hapus
    2. amiin. Nah di perempatan wonoayu arah ke darjo kota (cemengkalang) tuh banyak yang main serobot, hehehehe

      Hapus
    3. yang ditumpangi Pak Agus kemarin ya?

      Hapus
    4. aku selalu bingung kalo mereka berdua lagi ngobrol. suka salah orientasi tentang zaki nya, hehe

      Hapus
    5. hahaha, besok kalau ketemu, biar pak Raw ngobrol sendiri dengan Zaki...Ok...!!!

      Hapus
  7. nah loh....anak kecil aja tahu hehe...
    minum sambil duduk memang ada hikmahnya seperti yang dijelaskan diatas...ringan namun kadang sering kelupaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. kelupaan atau tak sengaja ya Pak. memang begitulah manusia, tempatnya alpa dan kilaf...hehehe begitu Pak El?

      Hapus
    2. saking ringanny sampai melayang

      Hapus
    3. tapi yang berat juga bisa melayang mas agus, lempar tv hehe

      Hapus
    4. sinih Mang, sayang dilempar-lempar, buat saya aja tipinya...

      Hapus
  8. nda,,,,, itu pohon apa ya? kurang dikasih minum ya? kering ,,,, daunnya berguguran,,,,,,,



    jujur saya sendiri sering minum berdiri,,,,,,
    makasih nda sudah mengingatkan ,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu pohon akasia nek gak o mbak? hehehe

      saya kebagian yang mengingatkan istri dan besok anak saya. Resiko yang mengingatkan harus memberi conto yang real bukan asal omong, hehehehehehe. Enak to mbak kalau saya kasih conto ya minum air putih sambil duduk di pangkuan istri dong, hehehe

      Hapus
    2. duh, apesnya yang jadi Mbak Nia...harusnya Dik Hayyu yang dipangku, lha kok ayahnya ikut.

      iya, akasia mangium Pak, jenis akasia dengan daun lebar-lebar...tapi entah kenapa diantara ribuan pohon yang subur ijo royo-royo yang ini kering kerontang dewe

      Hapus
    3. mungkin pohon akasia yang kering kerontang minumnya sambil berdiri hehe

      Hapus
  9. bener itu KK, saya sempat bikin artikel adab Nabi kitaminum, dan menurut kesehatan kalau minum kita sambil berdiri, banyak kemungkinan dapet penyakit saluran kemih kita, soalnya saat berdiri katupnya ngga ketutup gituh deh kira-kira, makanya sebisamungkin kalau kita minum harus sambil duduk...artikelnya keren pisan KK

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak Ci betul banget. Saya dulu nggak ngerti manfaatnya ditinjau dari segi medis Pak, taunya ada hadits soheh, ya ngikut saja. Setelah berumah tangga, dapat ilmu dari sana sini, rupanya makna larangan Rosul seperti itu to...setelah itu saya jadi semangat.

      Semoga tulisan Pak Ci bermanfaat, mencerahkan jiwa-jiwa yang galau karena belum paham makna dibalik larangan Nabi kita tercinta

      Hapus
    2. katup apaan tuh Mang Hadi ?

      Hapus
    3. nggak tau tuh Pak Damar, Mang Hadi sukanya kan memang seperti itu...suka bikin kita bingung...

      Hapus
  10. ups...sampai disini lupa mau nulis apa coba... memang ya kalau sudah terbiasa yang berat menjadi ringan.. tapi yang ringan kalau tidak terbiasa malah jadi berat... Betul tidak Nda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. padahal berat atai ringan kalau udah biasa ngangkat diahnyah kanjadi terasa ringan....apaan ini coba?

      Hapus
    2. sebentar.. saya ta' buka kamus dulu nyari artinya

      Hapus
    3. Betul Mamang...kalau sudah biasa, malah tak terasa lagi...hihihihi

      silakan semua pada buka kamus, namti kalau sudah ketemu, kasih tahu saya ya...

      Hapus
  11. kok mirip anakku, sukanya suka menegur ayah-bundanya jika melakukan kegiatan yg bertentangan dengan nasehatnya hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. hamdalah, anak-anak lebih jeli...sedikit saja kita melenceng dari nasehat yang selalu kita bilang ke dia, dia akan protes. salah satu bentuk protesnya ya dengan menegur...

      Hapus
    2. juga nangis dan marah ketika tahu ayahnya sedang ada di atas bundanya ya mbak

      Hapus
  12. aku ga ngerti tentang hadist itu
    tapi yang jelas, si ncip selalu duduk kalo minum. si ncit doang yang suka minum sambil tiduran. emang gabisa tidur dia kalo engga ngedot

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah sekarang sudah ngerti kan Pak?

      sejak belum menikah memang sudah terbiasa, jadi saat nikah suamipun rupanya juga melakukan hal yang sama. Mau tak mau seumur hidup Zaki taunya minum itu ya sambil duduk, jadi akan sangat heran jika dia melihat orang yang minum sambil berdiri...apalagi bunda yang tak begitu, tau-tau minum sambil berdiri...parahnya lagi Embahnya pernah dibilangin sama Zaki..." Uti nggak soleh ya...minum kok berdiri!"---walau masih dengan logat cedal. Habis itu Utinya langsung ciumi si Zaki...

      Hapus
    2. diralat ding...
      kemarin sore ibue laporan ncit udah ge ngedot lagi. udah pake gelas cuma repotnya ga mau minum susu. minum bening aja, ibuuu... :D

      Hapus
    3. "selamat buat Ncit...tapi minum putihnya diselingi minum susu juga dong, biar jadi pintar, cepat tumbuh besar dan kuat...Ok, anak pintar!!!"

      Hapus
  13. kadang sebagai orang tua sebetulnya ngerti juga ya mbak kenapa minum dengan berdiri atau tiduran tidak bagus, tapi ngentengno kadang, syukur ada si zaky-zaky kecil yang mengingatkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, iya Pak Arif, maklum anak-anak kan selalu berucap seperti yang biasa dia lihat atau dengar

      di sini ada 3 Zaki lho pak...coba tanya sama Pak Muro'i dan Pak Pri...hehehe

      Hapus
  14. mari kita dukung zaki buat ngingetin bundanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, mari dukung Zaki-Zaki...trio Zaki tepatnya Pak Zach

      Hapus
  15. Minum sambil duduk ternyata menyehatkan ya, sesuatu yg memang harus di biasakan kepada anak nih tentunya.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya