Happy Teacher's Day


Happy Teacher's Day

Satu minggu ini badan bunda serasa diprok-prok, seperti kain yang dicuci di papan gilasan. Capek berat. Meriang enggak, sehat juga enggak. Bagaimana ya megungkapkannya. Pokoknya bunda pengennya bermalas-malasan saja berdua sama Zaki. Kegatan yang menguras tenaga seperti bersih-bersih rumah sengaja saya tinggalkan. Yang penting memasak, mencuci dan menyapu lantai ala kadarnya. Pergi ke kedaipun kaki serasa tak mampu diajak melangkah lagi. Subhanalloh, nikmatnya menjadi ibu rumah tangga benar-benar terasa di saat-saat seperti ini, saat berada di dalam kondisi penuh keterbatasan. Keterbatasan tenaga dan kelelahan yang melanda. Bersyukur ayah adalah sosok suami yang mandiri. Tak perlu menunggu istrinya menyiapkan ini itu sebelum berangkat kerja. Paling hanya sarapan untuk beliau saja.

Karena seminggu pekerjaan banyak yang ditinggalkan, jadinya akhir pekan ini bunda disibukkan dengan kain bersih yang menggunung menanti untuk disetrika, almari yang morat-marit berantakan minta segera dirapikan dan kamar depan a.k.a kamar bermain Zaki yang semrawut bin acak adut yang sudah merengek-rengek minta dibereskan. Alhamdulillah bunda sudah mulai prima kembali. Sebagian besar pekerjaan sudah terselesaikan, tinggal blog yang menanti ingin segera di-update artikelnya. Sebenarnya ada banyak cerita yang pengen saya tulis, namun sepertinya ruang yang satu ini lebih cocok untuk hasil "liputan" ayah tadi pagi saat beliau pergi hunting cat kayu ke Pangkalan Kerinci, eeeeh ternyata selain dapat cat juga dapat cerita. Monggo, berikut ceritanya...

Hari ini, 24 November 2013 Tanoto Foundation atau yayasan milik bos besar pabrik menyelenggarakan even Gerakan Guru Indonesia Kreatif dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada Senin, 25 November 2013. Acara berlangsung di Lapangan Merdeka kota Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. Walau sama-sama bernama Lapangan Merdeka, tapi lapangan yang ini jauh lebih besar dibandingkan Lapangan Merdeka yang ada di komplek lho...Letaknya kurang lebih 1 km dari pasar tempat saya biasa belanja kebutuhan dapur.

Dalam kegiatan ini, Tanoto Foundation menggandeng saudaranya yaitu Asian Agri, Riaupulp dan Riau Golden Eagle menyelenggarakan serangkaian kegiatan berupa lomba-lomba, pentas seni, penghargaan terhadap tenaga pengajar atau guru dan satu yang paling meriah yaitu Pemecahan Rekor MURI untuk Pembuatan Alat Peraga Pembelajaran. Sebanyak 1.569 guru Sekolah Dasar (SD) dari 5 Kabupaten di Riau berhasil menciptakan 9.778 alat peraga yang dirangkai dari sedotan. Luar biasa bukan?

Pesan pokok yang ingin disampaikan acara ini sebenarnya adalah mendorong para guru untuk kreatif dalam memanfaatkan alat-alat yang ada di lingkungan sekitar mereka untuk dirubah menjadi alat ajar yang dapat membantu proses belajar mengajar di sekolah menjadi lebih aktif, inovatif, kreatif dan tentunya menyenangkan. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 pagi itu banyak menarik antusias warga, termasuk si ayah yang membelokkan sepeda motornya ke Lapangan Merdeka, bukan ke toko bahan bangunan terlebih dahulu. Sayangnya saya dan Zaki nggak ikut. Coba kami tahu sebelumnya, pasti deh dengan semangat '45 kami nonton. Zaki bakalan seneng banget lihat aneka karya dari sedotan itu. Ada kubus, trapesium, limas, prisma...banyak deh. Asyik ya kalau punya guru kreatif kayak mereka. Belajar menjadi lebih nyantol karena hati gembira...

















Posting Lebih Baru Posting Lama

47 Responses to “Happy Teacher's Day”

  1. Kegiatan yang spektakuler ya Mba, di mana kita dapat berbaur sesama rekan dan anak-anak didik untuk menyaksikan bersama dalam nuansa kekeluargaan yang di bangun bersama. Selamat hari guru ya Mba.

    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. tak di sangka memang Pak, di daerah terpencil seperti tempat kami ada pemecahan rekor MURI yang katanya memang baru pertama kali ini MURI mencatat rekor dari guru-guru.

      Hapus
  2. selamat hari guru.. waah seru ya di sana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagi para guru...saya juga mengucapkan selamat hari guru..perjuangan Anda tidak akan kami lupakan

      Hapus
  3. Abis itu si ayah langsung pulang ke rumah, lupa mo ke toko bahan bangunan..hehehe

    Jadi guru emang harus kreatif ya, apalagi anak sekarang kayaknya otaknya lebih maju daripada anak jaman kita dulu..

    Deuuhh 'kita' ..hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya dong yang bisa nyebut "kita"

      Hapus
    2. ya sama kan..kita masih muda koq yaaa... :D

      Hapus
    3. saya juga termasuk "kita-kita" kan?

      untungnya si ayah tak lupa membeli cat Mbak...
      # soalnya sebelum berangkat sudah diancam duluan sih sama istrinya

      Mengenai guru kreatif, itu suatu keharusan to Mbak Ay...kalau seorang guru hanya terpaku pada buku dan tidak memodifikasi metode pembelajaran yang disampaikan, itu itu terus...ya generasi mendatang alamat tidak akan berkembang...betul?

      Hapus
    4. Betul...anak pun jadi ga interest buat belajar..

      Hapus
    5. kita sama kami beda apanya ya?

      Hapus
  4. itu jika semua guru mau seperti itu, pasti lulusan sekolah tidak akan bingung cari kerja ya mbak.
    kan semua anak didik diajari untuk kreatif, bahkan sampah pun akan sangat jarang jika semua guru mempunyai pikiran seperti itu.
    semoga sehat selalu untuk mbak khusna dan keluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya banget Pak Agus...bisa jadi para lulusan sekolah malah langsung jadi enterpreneur...keren kan?

      Hapus
  5. Hari ini memang hari GURU ya. Tanggal 25 November. Saya masih prihatin dengan nasib guru guru yang berada di daerah daerah. Banyak sudah tayangan di TV yang memperilihatkan kesetiaan dan kegigihan para guru di pelosok daerah, Walau Gaji kecil dan banyak fasilitas terbatas namun mereka gigih mencerdaskan bangsa. Pemerintah seharusnya lebih banyak memperhatikan ksejahteraan para guru di pelosok daerah di seluruh Indonesia. KEren kan sayah

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo Kang Guru kapan ulang tahun Kang?
      oh iya Kang Asep juga sedang Ulang Bulan kan?

      Hapus
    2. Hahahah hiehiehiehiee Kang Guru mah udah bubar hieiehiehiee. Iya Blog saya bentar lagi ultah ke 5 thn hiehiehiheiee

      Hapus
    3. lho kang guru sudah buyar ya? apa karena di heck atau di sadap ?

      Hapus
    4. sadap menyadap memang lagi tren ya Pak Agus.

      Guru-guru yang berjuang di daerah terpencil bahkan daerah pedalaman sangat patut diberi penghargaan ya Pak. Bahkan waktu saya di Jambi, sempat mendengar beberapa aktifis mengajar di tengah lebatnya hutan liar Jambi, mencari kumpulan Suku Anak Dalam. Mereka mengajarkan baca tulis ke anak-anak Suku Anak Dalam dengan resiko terkena serangan binatang buas, gigitan ular bahkan penyakit malaria. Luar biasa banget kan?

      Hapus
  6. Guru harus mampu menjadi tenaga pengajar yang inovatif dan kreatif. Tanpa inovasi dan kreativitas dari seorang guru, keseimbangan olah pikir, olah rasa, olah nalar akan sulit tercapai. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut para guru perlu mendapatkan kesejahteraan, perlindungan, serta meningkatkan profesionalisme, karena tanpa itu semua guru tidak akan bisa kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentunya Mas...apalagi tantangan di masa depan tentunya makin kompleks.

      Hapus
    2. Betul sekali mbak...tantangan yang kompleks inilah yang membuat para guru kita harus terus mengasah kemampuan dan kreatfivitas agar kelak bisa diimplementasikan terhadap anak didik kita :)

      Hapus
  7. luar biasa, kegiatan positif dan kreatif menghasilkan karya mnarik...
    bisa dicontoh daerah lain bagi para guru

    BalasHapus
    Balasan
    1. sangat bisa dicontoh dan dikembangkan di daerah lain Pak. Apalagi kalau ada Foundation yang mensponsori kegiatan tersebut seperti di sini.

      Hapus
  8. kalo nggak kreatif dan bahkan hanya kaku dalam bertinteraksi dengan siswa, jadilah termakan jaman ya Mbak. guru memang harus hadir dengan paradigma baru.
    selamat hari Guru buat kita semua ya Mbak, kan kita juga guru2 bagi anak2 kita dan lingkungan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat Hari Guru Pak Zach...(Pak Zach ini termasuk guru atau teladan saya juga lho)

      saya sering mendengar orang tua siswa siswa (para tetangga dan teman) yang komplen, kenapa nilai anaknya merosot drastis di mata pelajaran tertentu, dan itu tak hanya dialami 1 atau 2 murid, namun hampir seluruh kelas....kesimpulan saya, berarti guru yang mengajarkan mata pelajaran tersebut belum sukses dalam memberikan materi dan bahan ajar.

      Hapus
  9. selamat hari guru
    semoga tetap menjadi pahlawan tanpa tanda jasa ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat hari guru Pak Arif...seperti kata Pak Zach di atas...kita semua adalah guru...guru bagi putra-putri kita.

      Hapus
  10. Wah, hari guru rupanya... gak apdet saya...

    Guru jmn skg mmg dituntut utk kreatif, dg begitu antusiasme anak diharapkan bisa terpicu. Dampaknya, pembelajaran akan lebih menyenangkan dn mudah.

    *Hepi blogging egen... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tul banget Pak Pri.

      hepi bliggin' juga untuk panjenengan

      Hapus
  11. selamat hari guru
    guru memang top... terimakasih guruku

    BalasHapus
  12. Wah seru sekali ya hari guru di rayain :) tapi di sekolahku tidak di rayain malah banyak sekali tugas sekolah huh :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kurang tahu kalau di sekolah-sekolah sini Pak, tapi yang jelas murid-murid tetap masuk sekolah. Acaranya kan berlangsung hari Minggu, jadi tidak menganggu kegiatan belajar mengajar. itu karena ada sponsor yang mendanai kok Pak, di daerah lain kalau bisa menggaet sponsor, mungkin bisa juga diadakan acara serupa.

      Hapus
  13. wah saya sendiri guru tapi gak ikut perayaan...soalnya gak ngerti sih hehehe

    BalasHapus
  14. Wah.. coba kami jumpa bapaknya zaky.. bu khusna khairunnisa , bisa merayakan hari guru bersama kita, sekalian bisa diwawancara juga kali ya... (ngarep) haaa...
    Selamat hari Guru Bu khusna... dari kami Ketua Panitia :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. subhanalloh, malah dapat kunjungan langsung dari ketua panitia Gerakan Guru Indonesia Kreatif ...saya tersanjung sekali Pak Tazar...terima kasih banyak. Salam kenal.

      Hapus
    2. Salam kenal kembali bu khusna, kami yang berterimakasih bu udah di liput acaranya. Jika bu khusna berkenan tulisannya mau kami muat dimajalah kita, dan jika bu khusna ada waktu silahkan mampir ke kantor kami di BPPUT TOWNSITE II.

      Hapus
  15. Wow acaranya meriah Bunda, saya jadi pingin menyaksikan sendiri :)

    BalasHapus
  16. selamat hari guru. eh.. itu rame-rame pada duduk lagi nunggu apa ya mbak?
    bukan lagi nggu antrian bagi-bagi hadiah kan..hehehe

    BalasHapus
  17. semoga menjadi penyemangat para guru utk lebih kreatif lagi

    BalasHapus
  18. Selamat yah Bu atas prestasinya.. tetap berkarya :)

    BalasHapus
  19. Thankz berat buat smua guru-guruku yang tak bisa disebutkans atu persatu namanya,.. .smoga kalian selalu mendaptkan yang terbaik dalam hidup kalian.

    tetap jaga semngatnya ya mbak, kedepannya akn jauh lebih baik :D

    BalasHapus
  20. wah kayanya seru ya acaranya, sayang mbak nya malah ga bisa ikut... :D

    BalasHapus
  21. Boku juga mengucapkan Selamat Hari Guru, terima kasih kepada semua para guru yang telah mengajarkan ilmu pengetahuan kepada kami. Engkaulah lentera dalam kegelapan.

    Terima kasih..

    BalasHapus
  22. emang mulai kapan ngefans ke pak tarno..?
    prok prok jadi apa...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya