Ikan Gabus Membawa Cerita

Ikan Gabus Membawa Cerita

Ini tentang kisah seorang anak yang saya temui di sebuah rumah sakit terkenal di kota Pekanbaru. Tahun 2011. Saat itu Zaki sakit. Alergi. Membuatnya harus opname selama 5 hari di rumah sakit. Sesuai dengan grade ayah di tempat kerja, kami harusnya ditempatkan di ruang kelas 2. Namun karena anggaran yang ditetapkan perusahaan jumlahnya lebih tinggi dari harga ruang kelas 2, maka kami ditempatkan di ruang kelas 1 rumah sakit itu. Anehnya, ruang kelas 1 itu ditempati oleh 2 orang pasien. Bingung kan?

Pasien sebelah kami seorang anak kecil berusia sekitar 10 tahun, kelas IV SD. Awalnya saya agak takut, nggak tega tepatnya. Tidak tega melihat kondisi anak yang belakangan saya tahu namanya Nanda. Tubuhnya lebih dari 50% mengalami luka bakar. Namun sebagian sudah hampir sembuh, tinggal bagian bahu kanannya. Luka bakar itu dia dapat saat perayaan Idul Fitri tahun 2010, hampir setahun sebelumnya. Saat itu dia berkumpul bersama keluarga besarnya di Payakumbuh, Sumatra Barat. Dia dan sepupu-sepupunya bermain petasan. Naas, si petasan itu meledak di sebuah drum berisi minyak tanah. Meledak. Nanda berada tak jauh dari drum berisi minyak tanah itu. Tubuhnya diliputi api. Apa yang dia ucapkan saat api panas itu membalutnya?

" Ya Alloh, lindungilah aku ya Alloh." 

Begitu kata mamanya menirukan. Saya langsung terpaku. Anak usia 10 tahun sudah mampu mengucapkan kalimat seperti itu saat bencana hadir dan menimpanya. Sedang saya? Mungkin saya hanya akan panik dan merengek-rengek atau berteriak menangis nggak karuan.

Luka bakar di bahu itu kondisinya sungguh menghawatirkan. Saya tidak tega setiap pagi mendengar tangisannya bila suster-suster rumah sakit mengganti perbannya. Mamanya selalu keluar ruangan tiap Nanda diganti perban. Hanya tantenya yang dengan tegar menunggui sambil memeluk tubuh ringkih itu. Tantenya seorang wanita karier sukses yang bekerja di Astra International di kota Surabaya. Suami tantenya seorang oil engineer sebuah perusahaan minyak milik Amerika. Mama dan Papanya sudah lama bercerai.

Dalam kondisi yang seperti itu, Nanda juga mengalami komplikasi jantung. Tubuhnya kekurangan zat albumin hingga membuat perutnya sangat buncit. Untuk mengembalikan perutnya ke ukuran normal, dia harus mengkonsumsi berbagai macam obat. Dokter spesialisnya menyarankan agar Nanda banyak mengkonsumsi ikan gabus. Saya agak terperangah ketika melihat kerabat Mama Nanda yang tinggal di Pekanbaru sangat supportive setiap hari membawakan olahan ikan gabus ke rumah sakit. Tepat di hari terakhir Zaki opname, Nanda dipindah ke rumah sakit paling terkenal di kota Surabaya karena Nanda yang sudah diadopsi oleh tantenya itu akan menjalani perawatan lanjutan.

Penasaran dengan kandungan gizi ikan gabus, saya mencari beberapa artikel kesehatan yang memuat informasi tentang ikan sungai itu. Di dalam daging ikan gabus selain terdapat protein sebanyak 25,5 %, albumin sebanyak 6,2 %, zink, asam amino, lemak dan zat-zat lain yang diperlukan tubuh. Albumin bermanfaat untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat suatu penyakit, luka, bekas operasi, dan juga berperan sebagai zat pengikat residu obat-obatan dan logam berat yang tidak mudah larut dalam darah.

Di Pangkalan Kerinci, ikan gabus sangat mudah ditemukan. Di pasar harganya berkisar antara Rp 30.000-Rp 45.000 tergantung besarnya. Saya sering menyajikan menu ikan gabus untuk keluarga saya.






* ikan gabus hidup, di Pasar Baru, Pangkalan Krinci



Posting Lebih Baru Posting Lama

47 Responses to “Ikan Gabus Membawa Cerita”

  1. saya trenyuh dengan ungkapan yang diucapkan Nanda.
    sangat luar biasa. Semoga Allah melindunginya selalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sampai berhari-hari bahkan berminggu-minggu saya teringat kondisi Nanda Pak. Salah satu yang mengena banget di saya ya ucapan seperti yang ditirukan mamanya itu...

      aamiin, semoga Allah melindunginya

      Hapus
    2. semoga Allah melindungi kita semua,

      Hapus
  2. soal ikan gabus, OK Mbak, siip.
    ini pengetahuan baru buat saya.
    makasih ya, semoga mendapat ganjaran jariyah sebagai "Ilmu yang Bermanfaat"

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih Pak Zach. Menurut salah satu artikel yang saya baca, kandungan albumin dalam ikan gabus ternyata juga sangat membantu bagi para penderita ITP Pak.

      Hapus
    2. pahalanya insya Allah jariyah

      Hapus
    3. saya tambahi lagi mbak, kalau untuk luka bakar bisa dengan minyak / sari ekstraknya nyambik. tau nyambik kan? biawak itu lho..
      hehehehe

      Hapus
    4. kang agus ko' nyebut nyebut nama alias saya seh?

      Hapus
    5. nyambik, saya tahu Pak Agus, di sini buanyaaak...

      oh, itu to nama alias Pak Ci...manggilnya gimana Pak, yang depan atau yang belakang?

      Hapus
  3. Balasan
    1. saya malah ijin minyak aja deh, buat nggoreng iwak kuthuk

      Hapus
    2. silakan disimak.

      iwak kutuk, ikan gabus Mas Fanirifanto...

      Hapus
  4. baru aja kemarin ngomong iwak kuthuk yang mas rawins belum tau itu, hehe.
    ikan kuthuk,iwak dendeng, ikan gabus bahasa indonesianya, kalau ikannya sebesar kaki saya, namanya iwak berjing.
    Ikan ini kesukaan saya dalam mencari ikan di sungai, dulu waktu saya SMP saya sering nyetrum iwak disungai jaraknya hampir 10 km sungai saya susuri bersama adik saya, dan sasaran utama adalah iwak kuthuk, hehe. pernah rekor dalam sehari dapat 7 ekor iwak kuthuk dan itu membuat kami bangga, tapi tidak dengan ibu dan bapak karena saya tidak diijinkan nyetrum iwak di sungai, hehehe. Dari pada mancing gak dapat-dapat enakan nyetrum aja deh mbak. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. di sini disebut ikan toman atau ikan haruan Pak Agus. di rawa-rawa banyak dan gampang banget ditemui. mungkin kalau Pak Agus sekarang nyetrum ikan itu, paling-paling dapetnya seekor Pak, secara katanya di jawa ikan gabus sudah langka.

      budidaya ikan gabus mudah kok Pak, kan dia nggak gampang mati, juga tahan terhadap air kotor dan virus.

      Mas Fanirifanto kalau mau mumet silakan saja lho...saya nggak ngelarang kok.hehe

      Hapus
  5. ikan kuthuk ini juga berguna bagi penderita liver akut, kukus ikan kuthuknya jangan di kasih bumbu, air kukusannya di minum dagingnya dikonsumsi. Banyak yang sudah sembuh dengan perantara ikan kuthuk ini.
    sampai sekarang pun cita-cita saya adalah beternak iwak kuthuk tapi tidak kesampaian.
    hehehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, ilmu baru Pak Agus, suwun ya.

      beternak kutuk gampang Pak (katanya), soalnya dia tahan terhadap air kotor dan virus. saya memelihara 7 ekor di ember, tapi sekarang tinggal 3 ekor...rupanya mereka juga kanibal, yang besar makan yang kecil. sudah 4 ekor ikan paling kecil diantara kuthuk-kuthuk itu yang jadi korban. anehnya, si ikan nggak pernah telat kami kasih makan lho...memang dasar rakus

      Hapus
  6. Selamat siang Mbak Khusna artikel dan cerita ini bisa memberi saya
    Pengetahuan. ijin simak sampai habis yah Mbak KKhusna nanti
    Sudah selesai Baca dengan seksama nanti Koment lagi Makasih .

    BalasHapus
    Balasan
    1. silakan...Mas, nggak ganti model komen Mas, biar lebih sreg gitu...

      Hapus
  7. Wow ... semoga Nanda tetap seperti itu saat ini Bun ...
    Luar biasa anak kecil bisa setegar itu. Dan makasih juga share-nya tentang manfaat ikan gabus ini. Saya mau kok mbak ... sekalian digoreng yaa .... Halaahhh ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, makasih sudah menyempatkan baca-baca Mas.

      sinih, tak gorengkan iwak gabus...mau yang dikasih sambel atau ndak? hehe..padahal tadi masak gulai ikan gabus, bukan digoreng

      Hapus
  8. memang benar mbak, ikan gabus itu sangat baik dikonsumsi oleh para pasien yang sedang dalam perawatan, di makassar, sudah marak ikan gabus dicari oleh keluarga pasien, dan ini membuat harga ikan gabus melonjak...
    btw- nanda memang luarbiasa tabah, usia sekecil itu namun mampu mengakui kebesaran lindungan ALLAH SWT..subhanallah, semoga Nanda dilimpahkan kesembuhan dan kesehatan dari ALLAH SWT...aamiiiinn

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, makasih doanya Pak Har.

      betul banget, di sini dokter-dokter juga sudah menyarankan pasien untuk mengkonsumsi ikan gabus kok Pak. Sebelah rumah saya sakit stroke, nah beliaunya disarankan makan olahan ikan gabus (rebus).

      Hapus
  9. Akhirnya artikel tentang ikan gabus dan gunung semeru-nya mas Wong Crewchild harus saya posting.. momennya tepat'e...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, KPK endegeng seiya sekata lagi nih..memang kompak

      Hapus
  10. makasih atas infox tntng apa itu Albumin.., baru tau sy dr sini.. *smile

    BalasHapus
  11. Buat Nanda..semoga lekas sembuh ya..

    Owh..pantas ikan gabus...lumayan harganya..ternyata selain enak juga berkhasiat ya..
    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Pak Budi OS

      di Jawa susah nyarinya kan Pak? apalagi di kota besar. bersyukur kami tinggal di Pangkalan Kerinci, yang masih banyak rawa dan sungai

      Hapus
  12. malu lah saya sama nanda...
    membaca dan membayangkan nanda menyebut nama ALLAH saat terkena api,menitik air mata ini....

    end

    BalasHapus
    Balasan
    1. # sodorin tisue

      sama Mas, saya waktu mendengar tuturan dari Mama Nanda juga langsung deg

      Hapus
  13. Anak sekecil itu sudah dapat memasrahkan dirinya pada Sang Penccipta, hebat.

    Semoga Allah memperepat kesembuhan buatnya. Aamiin ya Robb

    BalasHapus
  14. seumur2 ga pernah makan ikan gabus hehehehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba dulu sekali mas, gulai ikan gabus..hmmm, mak nyuuus

      Hapus
  15. gimana kabarnya Nanda sekarang? semoga sehat dan keceriaan selalu beserta Nanda dan kita semua....aaaaamiiiin.

    saya ngga suka ikan gabus, kecuali sudah diolah oleh sang bidadariku dengan kelentikan jemari indahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga pulih dan sehat Pak, itu doa saya.

      memang sebagian nggak suka Pak, habis amis banget sih, tapi kalau digulai dengan cabai rawit dan asam kandis...hmm siapa yang tahan...saya suka banget, apalagi yang pedes banget

      salam buat bidadarinya Pak, semoga sehat selalu, juga untuk putra-putri tercinta

      Hapus
  16. Semoga cepat sembuh si adik tersebut,,saya yang tahunya ikan gabus sangat cepat dalam mengobati atau mengeringkan luka terutama pada bagian kulit tubuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Bang Abed, betul banget, ikan gabus bagus untuk penyembuhan luka

      Hapus
  17. beli ikan gabusnya setengah saja boleh nggak mb ....heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh Mas, di sini ada juga yang dijual potongan kok..mau berapa kilo, nanti saya kirim..hehe via e-mail ya

      Hapus
  18. Ikan Gabus di tempat saya merupakan ikan Hama karena memangsa ikan ikan kecil yang dibudidayakan. Ikan ini boleh ditangkap meskipun berada di empang yang bukan milik kita. Namun sayang sekarang udah mulai jarang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Mas, ikan predator. saya memelihara 7 ekor bulan lalu, sekarang tinggal 3 ekor, kanibal. padahal kami tak pernah telat kasih makan

      Hapus
  19. ikan ni di Malaysia dinamakan ikan haruan, memang terkenal dlm perubatan tradisi n sering dicari utk ibu-ibu yg lepas bersalin buat mengubati luka dalaman n luaran...

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul banget Kak, di sini (Riau) kadang juga disebut haruan. terima kasih atas kunjungannya ya Kak.

      salam

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya