Kenapa Bukan Orannye?


Kenapa Bukan Oranye?


Sekitar dua pekan lalu Pelalawan dan sekitarnya diguyur hujan lebat. Beberapa hari tanah terlihat selalu basah dan lembab. Hujan lebih sering bertandang di malam hari ketimbang siang. Musim hujan kali ini terlihat lebih "ekstrim" dibanding tahun lalu. Badai dan petir tak pernah ketinggalan.

Sejak sore kami bertiga meringkuk di dalam rumah karena hujan lebat. Sepulang kerja, ayahpun tak melakukan kegiatan lain selain mlungker di kursi panjang di depan tv. Sepertinya ayah terlalu capek hari itu. Saya masih saja asyik menyuapi Zaki, yang biasanya memang waktu makannya agak lama. Satu porsi kecil nasi baru akan habis setelah 1 jam bahkan lebih, itu karena kebiasaannya menahan nasi di mulut atau ngemut. Hingga lepas isya', pukul 20.00 malam ayah belum juga makan. Tumis kangkung pedas dan ikan dencis goreng tak juga disentuhnya. Setelah selesai menyuapi, saya mengendap-endap keluar rumah. Mengendap-endap? Iya, takut ketahuan ayah, pasti akan dilarangnya kalau tahu saya keluar rumah saat hari hujan. Saya dorong sepeda motor agak jauh dari teras. Masih hujan, namun sudah tak begitu lebat. Saya ke food court beli makan malam untuk ayah. Siapa tahu dengan menu yang berbeda ayah mau makan.

Suasana tampak sepi di luar rumah. Sepertinya penghuni komplek malas keluar rumah semua. Sampai di jalan menurun sebelum food court, saya dikejutkan dengan banyaknya kendaraan berhenti di samping rumah paling tepi di atas jurang. Beberapa security terlihat melambaikan tangan mengatur kendaraan yang lewat. Saya terbengong-bengong ketika melihat orang-orang berlalu lalang membawa barang dari dalam rumah kemudian dimasukkan ke mobil. Ada banyak mobil. Beberapa minibus dan satu mobil pick up. Satu lagi mobil patroli security. Heran bercampur ingin tahu, namun security yang berdiri melambai-lambaikan tangan itu keburu menghalau saya untuk lekas lewat.

Keesokan harinya saat saya belanja ke kadai, baru saya paham. Rupanya tadi malam tanah di tebing itu longsor. Garasi rumah yang terletak di dekatnya ikut runtuh terbawa hujan. Dinding rumah itu juga terlihat retak-retak. Penghuni dan barang-barangnya dievakuasi dibantu tetangga dan security.




Sebuah eksavator terlihat sibuk membersihkan pohon-pohon yang tumbang di sekitar tebing. Sesekali dia memindahkan material longsor ke tempat yang lebih landai. Membuat tempat itu lebih rata dan aman. Zaki yang saya bonceng di depan saya tiba-tiba nyeletuk.

"Nda, bego-nya kok bukan oranye?" backhoe maksudnya. Dia (atau saya ya?) nggak tahu mana yang disebut backhoe, mana yang disebut eskavator, pokoknya alat berat yang punya tangan untuk menggaruk itu selalu dibilang backhoe, seperti mainannya.

Saya juga heran, kenapa alat berat itu berwarna hijau kebiruan. Padahal biasanya kan berwarna oranye. Hampir semua mainan Zaki yang berbau alat berat juga berwarna oranye. Hanya fire engine dia saja yang berwarna merah.

Kenapa oranye? Ini pertanyaan dari saya, kebalikan dari rasa ingin tahu Zaki. Iya, kenapa ya alat-alat berat dan pertambangan selalu berwarna oranye? Setelah nyamperin Om Wiki, rupanya warna oranye itu ada alasannya. Apa hayo? Kasih tau nggak ya?------duh...ketularan korslet.

Dalam industri, konstruksi maupun pertambangan, warna digunakan untuk meningkatkan keamanan atau safety. Warna keselamatan yang paling umum digunakan adalah oranye. Bukan sembarang oranye, lebih spesifik lagi disebut "safety orange".


Kebetulan kemarin sore saya melihat salah satu tayangan di televisi yang berjudul How It's Made. Saat itu sedang menayangkan proses pembuatan mesin pencacah kayu. Pada proses finishing, mesin dicat dengan warna oranye cerah. Di sana dijelaskan bahwa warna itu merupakan standar warna untuk keamanan.

Kembali ke "safety orange". Warna oranye seperti gambar di atas tentu akan terlihat mencolok dan kontras bila berada di alam. Kekontrasan itulah yang diperlukan agar orang yang berada di sekitarnya waspada dan tahu akan keberadaan suatu alat.

Selain warna oranye, rupanya ada warna-warna lain yang merupakan warna standar keamanan atau safety. Di pabrik tempat ayah Zaki bekerja, pakaian dan helm keselamatan yang digunakan juga disesuaikan dengan pekerjaan dan kompetensi di bidang masing-masing. Misalnya seragam merah hanya dikenakan oleh karyawan di Safety Departemen yang bertugas melakukan infestigasi bila terjadi kecelakaan kerja dan memegang peranan utama di pemadaman kebakaran. Seragam warna hijau dikenakan oleh karyawan proses atau operator mesin. Seragam warna biru dikenakan oleh karyawan bagian maintenance engineer dan helm berwarna kuning dikenakan oleh para pekerja kontraktor.

Aduh...sepertinya saya sudah sok tahu banget ya...siap-siap saja menerima dampratan dari ahlinya. Tapi nggak papa deh, sedikit sok tahu lebih baik daripada belum tahu dan bertanya-tanya sendiri. Lebih parah lagi kalau senyum-senyum sendiri-----------duh bener nih, sudah korslet.





Posting Lebih Baru Posting Lama

66 Responses to “Kenapa Bukan Orannye?”

  1. Selamat Malam Mbak Khusna ijin simak artikel yang Menarik tentang
    Daerah Mbak yang sedang musim hujn kalau gak salah yah Mbak?
    Hati-hati Mbak dengan Musim penghujan terutama anak-anak kecil
    Yang belum paham dengan kesehatan apalagi kalau cuacanya sangat
    Extrim semoga kita semua selalu baik-baik saja Amien :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih banyak Mas Saud...iya nih, cuaca dingin dan lembab kayak gini anak-anak lebih baik main di dalam rumah saja. Apalagi lagi musim batuk pilek. Tapi ndak papa, asal asupan gizi tercukupi, insha Alloh aman...juga berdoa tentunya

      Hapus
  2. Barrakahallah saya dapat Pertamak di blog Mbak Khusna yang
    Cantik menarik ini salam HORMAT SELALU buat Mbak Khusna

    BalasHapus
  3. Oh jadi itu toh alasanya kenapa alat berat banyak yang berwarna orange...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Bang Cik, lha kalau warnanya ungu ntar dikira janda..kan repot

      Hapus
  4. Kalau warna orannye bisa menjadi pusat perhatian ya Mba, untung tidak pakai warna hitam pada pilihan darurat ya ? mana bisa melihat dan menjadi pusat perhatian kalau warna gelap ?

    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Pak Indra, lebih parah lagi nanti dikira rasis kalau hitam tuh...hehehe

      Hapus
  5. kalau pake warna PINK gimana ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti ini berhubungan dengan silet kan ?

      Hapus
    2. kalau warnanya PINk saya jadi kuatir, ntar ada sesuatu yang diplorotin Pak...

      Hapus
    3. lidah ntar melorot. ehh lidahnya biru ding

      Hapus
    4. apa yg pink? apa yg melorot? lidahnya siapa? siletnya merk apa?

      #resiko datang terlambat

      Hapus
    5. saya lebih telat nih, hadeeh kena macet

      Hapus
    6. hayo yang terlambat disetrap...!!!

      Hapus
  6. saya kok jadi "deg" terharu dan sangat bangga sekali pada mbak khusna "keluar rumah untuk beli makanan" agar mas berkah mau makan, padahal mbak khusna sudah susah-susah masak, kudu nangis mbak membaca perjuangan sampiyan. semoga Allah mengganjar dengan kebaikan tak terbatas.

    oh bego ijo ya, kenapa bukan orange ? biasanya milik perusahaan atau milik pribadi di cet ijo (ini jawaban asli ngawur) hehehe.
    lihat saja lokomotif milik perusahaan kertas (entah yang mana) di sumatra pula, itu lokomotif pengangkutnya warna ijo mbak. beda dengan pengangkut batu bara milik KAI (nama KA nya babaranjang) warnanya orange kemerah-merahan.

    ealaah dasar bego yang bikin penasaran mas zaki kok rupane ijo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk paragraf pertama:
      aamiin.

      Hapus
    2. oooh begitu ya Pak Agus...wah malah jadi tambah ilmu nih...bersyukur ada pak Agus, jadi ada yang sigap mengoreksi kekeliaruan dan ketidakpahaman saya.

      Oh, kalau pabrik kertas yang mengangkut kayu pakai lokomotif di Sumatra ya hanya satu Pak, yaitu Tanjung Enim Lestari atau TEL, tahun lalu ayahe sudah dinego untuk ke sana tapi belum mau, berhubung letaknya agak jauh dari kota.

      terim kasih Pak Agus, sebenarnya saya hanya memikirkan kesehatan ayahe saja kok, tak ada pertimbangan lain misal menagabdi ke suami atau apa..lha kalau ndak makan kan repot, ntar bisa masuk angin...padahal harus sigap kapan saja ke pabrik

      Hapus
    3. aamiin, makasih banyak Pak Zach

      Hapus
    4. iya betul TEL mbak, agak lupa dan sedikit ingat.hehehe
      baiklah...semoga kita semua dijauhkan dari marabahaya dan dilimpahkan kesehatan yang sempurna.
      amin

      Hapus
    5. amin..
      Pasti ngiri ya.
      Padahal kalau saya bisanya yang kudu masak dulu yang anget anget gitu di suasana begitu

      Hapus
    6. untuk paragraf kedua: itu biru, mas bukan ijo... :)

      Hapus
    7. kalau sampiyan oreng madureh, nyebut hijau itu biru (biru deun)...
      di madureh sana, warna hijau itu tidak ada..
      eh saya bukan reng madureh lho ya...

      Hapus
    8. ooo, begitu ya Pak Agus...nanti gimana dengan nasip warna biru sendiri, haknya udah diserobot sama hijau?

      orang madureh Mas Agus Bg...itu lho, yang banyak garamnya

      Hapus
  7. saya masih kebayang tu longsor. bisa membawa garasi begitu. yahh, semoga kita dijauhkan dari marabahaya apapun ya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. inshaa Alloh, semoga kita semua dilimpahi keselamatan, kebahagiaan dan kelancaran dalam bertugas...

      Hapus
    2. amiin,....sejuk sekali pagi ini

      Hapus
    3. aminn..
      Hujan dan angin bisa jadi berkah ataupun musibah. Tetap hati hati dan waspada serta berserah diri PadaNya. Saat ada hujan dan angin yang berpotensi mendatangkan malapetaka jangan sampai mengutukinya melainkan berdoa dan berlindung dari malapetaka PadaNyalah seharusnya.

      Hapus
    4. aamiin, makasih Pak Mus Djono...waktu hujan adalah waktu mustajabnya do'a.

      Hapus
  8. Balasan
    1. eh, salah ya Tia...terus siapa dong (padahal ada Mang Yono yang memang ahlinya alat berat, duh...kok bisa kelewatan sih)

      Hapus
  9. waduh cuaca eskrim sudah melanda pelawan ya, jadi dingin banget pastinya karna hujan, Lumayan bisanya pelawan panasnya kaga nahan katanya adik saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. panas dan hujan kadang pergantiannya sangat cepat Pak Mus...namun akhir-akhir ini cuaca dingin dan lembab karena mendung dan hujan. adik Pak Mus di Pelalawan ya, di mananya Pak?

      Hapus
    2. kurang tau di mana tepatnya. Tapi juga karyawan pabrik bubur kertas gitu katanaya..

      Hapus
    3. lha sama dong Pak...wahduh, rumahnya di mana tuh, mana tau satu komplek

      Hapus
  10. pantesan tukang sapu dipinggir jalan raya disini bajunya juga orange, kalo hijau bisa dikira pohon...ya..
    musim hujan gini banyak longsor dan banjir, mesti waspada

    BalasHapus
  11. Ternyata kasih warna gak sembarangan ya, ada filosofinya...
    *kenapa gak di cat hitam-putih... nanti org malah main catur di sana..

    Woi, mas, mas KPK... dpt "anggota konslet" baru nih..

    #siapdidamprat

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, ntar dikira zebra Pak...

      sesama korsleter dilarang saling mendahului..hehe

      Hapus
  12. Kl gak salah (artinya, bener) backhoe itu yg rodanya cuma 4, bukan yg ada "rantainya" kyk tank. Ini kl gak bener (artinya salah) loh ya..

    *haduh, komen di sini ikutan konslet saya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. oo begitu ya Pak...wah, nanti bisa saya jelaskan ke Zaki kalau backhoe itu yang pakai roda bulat, bukan roda tank...

      Hapus
  13. Mungkin oranye kebutulan banyak digunakan.... tp kemungkinan dijadikan simbol

    BalasHapus
  14. lho saya baru tahu tuh. mungkin tergantung selera juga ya mba, mau pakai warna apa tuh Backhoe nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau pakai warna pink juga boleh ya Pak, kan tetep mencolok..hehe

      Hapus
  15. daerah yg mengalami longsor tersebut berapa jauh jaraknya dari rumah mbak Khusna?

    BalasHapus
    Balasan
    1. deket Pak, naik motor nggak sampe semenit

      Hapus
    2. untung mbak dan keluarga tidak turut mengalami kejadian ini. apa ada korban jiwa saat itu?

      Hapus
    3. hamdalah ndak ada Pak Budy, katanya saat penghuni dengar suara "krek krek" dari atap rumah, mereka langsung keluar rumah dan lapor ke keamanan

      Hapus
  16. Owh kirain eskavatornya pendukung tim belanda yang oranye hehe..ternyata warna juga sangat menentukan demi keamanan yah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, Pak El ngefans tim belanda ya..ingat eskavator terus.

      betul, rupanya begitu Pak

      Hapus
  17. Ternyata warna oranye yang suka digunakan pada alat berat tersebut mengandung arti ya mbak...pantesan sering banget liat peralatan berat ko warnanya rata-rata oranye semua ya...

    BalasHapus
  18. selamat malam dan salam kenal nice blog gan

    BalasHapus
  19. di tempat saya bekerja juga tu bego-nya warna hijau tapi ada juga warna kuning, oranye --- yang tau soal bego tanya pak tua mang yono saja yang suka main ke pabrik pembuatan bego--- salam kenal ya mbak dari pulau Babel

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Mbak Nawang...saya ingat sampian kok, sudah kenal dari dulu..hehe

      iya, mamang memang jagonya...beliau di Komatsu kan.

      Hapus
  20. bener juga ya, kalau di alam jarang ada benda yang warnanya orange :)

    BalasHapus
  21. kayak pekerja di pinggir jalan, jaketnya warna oranye biar pengendara bisa melihatnya dari jauh..lebih aman bagi pekerja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. IBU WANDA DI CIANJUR16 April 2014 01.26

      Kami sekeluarga sangat megucapkang banyak-banyak terimah kasih sama KI PURWO karena angka yang AKI berikan sama saya kemaring angka 3D 967 alhamdulillah tembus 100% dan alhamdulillah juga saya menang 150 lembar dan saya sudah bisa membayar semua hutang-hutang suami saya AKI saya berhasil karna ini semua berkat bantuan AKI yang menberikan angka yang bener-bener bisa di jamin tembus dan kami sekeluarga berhutang budi sama AKI karna cuma AKI yang bisa meringangkang bebang keluarga kami,sekali lagi makasih ya AKI atas bantuannya selama ini sama saya dan para penggemar togel yang inging sukses sama seperti saya monggo hubugi KI PURWO di nomor hp beliau 0853,3520,4958 trus anda juga bisa KLIK DI SINI KALAU ANDA PENGEN SUKSES SAMA SEPERTI SAYA saya jaming anda tidak akang kecewa karena saya sudah buktikang sendiri dan kesempatan tidak datang kedua kalinya,terima kasih…..?

      Hapus


    2. Assalamu alaikum AKI…Saya PAK SHOLIHIM DI BOGOR,Maaf ya AKI kalau boleh saya jujur,saya ini orang miskin,punya anak 2 pekerjaan hanya sebagai buruh bangunan dan gajinya hanya cukup untuk makan kedua anak dan isteri saya itu pun terkadang saya harus ngutang dulu di warung,saat anak saya sakit parah dan harus di rawat di rumah sakit saya panik karena saya tidak ada uang untuk bayar biaya rumah sakit dan saya hanya bisa pasrah dan berdoa kepada allah subahnawataalah dan alhamdulillah mungkin tuhan mendengarkan doa orang yang sedang menderita seperti saya dan saat itu seorang teman menghapiriku dia bertanya dan saya bercerita tentang yang menimpa saya dia pun memberikan saya nomer HP AKI dia bilang inilah solusi saya dan teman saya katanya kamu harus menghubungi KI PURWO tuk minta bantuan angka togel,semulah saya ragu tapi karena keadaan akhirnya saya pun menghubungi langsung KI PURWO saya meminta kepada beliau untuk meritualkan ANGKA TOGEL tuk putaran singapura yang 4d dan ternyata angka pemberian beliau 4d 9967 dan alhamdulillah tembus dan alhasil saya dapat Rp 90 juta akhirnya saya tidak sia-sia saya penuhi semua persyaratannya yang beliau minta,walaupun saya harus ngutang sama tetangga untuk memenuhi persyaratan biaya ritual beliau kalau akhirnya angkanya benar-benar tembus 100% dan sekarang kebutuhan kami sekeluarga sudah bisa terpenuhi tampa harus berutan lagi,jadi kalau anda terlilit masalah hutang dan kepengen kehidupan anda bisa terpenuhi silahkan hub KI PURWO DI 0853-3520-4958 ATAU anda juga tinggal KLIK DI SINI insya allah dengan seizim allah beliau akan membantu anda,terimakasih.

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya