Ada yang Takut Angka Empat


Ada yang Takut Angka Empat

Angka merupakan lambang bilangan yang memudahkan kita dalam menghitung. Angka tak lepas dalam kehidupan kita sehai-hari, mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Bangun tidur jelas, begitu melek mata langsung tertuju ke jam dinding yang notabene dipenuhi angka-angka. Saat kerjapun kita tak bisa lepas dari angka. Terutama bagi mereka yang bekerja sebagai accounting atau yang bekerja di bursa saham, yang melotot melulu memperhatikan angka-angka...OMG! Namun siapa sangka ternyata ada sebagian orang yang menghilangkan sebuah angka dalam kehidupannya. Bahkan sama sekali nggak mau bersentuhan dengan angka itu. Boro-boro bersentuhan, dekat-dekat aja ogah.

Ialah angka empat (4) yang dianggap membawa petaka atau pantang bagi masyarakat Asia Timur seperti China, Jepang, Taiwan dan Korea. Kalau menyebut Korea, kurang afdol rasanya kalau tak menyebut Lik Pacul. Kalau ada yang kurang jelas biar bisa langsung bertanya kepada beliaunya. Mungkin sudah biasa banget di negara-negara tersebut sebuah apartemen atau hotel tak mempunyai lantai 4 di dalamnya. Malah akan nggak biasa bila menemukan angka 4 di tombol lift sebuah gedung. Bisa-bisa tak ada orang yang mau masuk ke lift itu karena takut celaka.

Namun suatu yang mengejutkan rupanya juga ada di sini di sekitar saya. Ceritanya begini, tahun 2011 anak saya sakit (diare) yang mengharuskannya rawat inap di sebuah rumah sakit di kota Pekanbaru. Sebagai orang yang benar-benar baru tinggal di pelosok Riau, menginjakkan kaki di kota Pekanbaru adalah hal yang betul-betul langka bagi saya. Paling kalau ke bandara saja waktu mudik, itupun cuma di pinggiran kota, bukan di kotanya langsung. Dengan rujukan dari dokter klinik, kami langsung diantar ke rumah sakit provider asuransi. Sebuah rumah sakit besar di bilangan Jalan A. Yani kota Pekanbaru. Setelah mengurus administrasi yang dibantu perawat dari klinik, anak saya ditempatkan di bangsal anak-anak yang terletak di lantai 5. Karena tak ada kerabat sama sekali, kami harus mengusahakan sendiri kebutuhan sehari-hari kami di rumah sakit selama anak saya menjalani rawat inap, misal membeli makan untuk ayah bunda, melaundry pakaian, membeli perlengkapan mandi dll. Dalam sehari bisa tiga atau empat kali naik turun lift. Saat itu lift lagi banyak peminat. Antrian di depan saya yang ingin turun untuk membeli makan siang lumayan banyak. Tak sabar menunggu saya menuju tangga di samping lift. Santai saya menuruni tangga sambil membayangkan turun dari lantai 5 dan alangkah banyaknya anak tangga yang akan saya injak. Namun saya terkejut bukan kepalang saat saya tiba-tiba sudah sampai di lobi bawah. Lho, perasaan baru sebentar saya menuruni tangga itu. Ah, sudahlah mungkin hanya perasaan saya saja yang lagi kacau, pikir saya.

Usai membeli makan, saya langsung kembali. Sebenarnya saya masih agak penasara dengan tangga tersebut, tapi melihat lift yang sepi saya segera naik menggunakan lift. Saat akan memencet tombol angka 5, rupanya ada yang ganjil di situ. Angka 5 berada tepat di atas angka 3. Jadi 1,2,3 kemudian 5. Aneh. Apa mungkin teknisinya salah pasang tombol. Namun saya segera melupakan tombol angka yang kurang lengkap itu. Menjaga dan merawat Zaki yang sakit membuat saya lupa dengan hal-hal sepele yang nggak jelas manfaatnya. Hari ke tiga di rumah sakit Zaki sudah mulai aktif seperti biasa. Dia tak betah berlama-lama di tempat tidur, sebentar-sebentar minta keluar dari ruangan. Kami mengajaknya berjalan-jalan di koridor, bukan berjalan tepatnya, tapi naik tiang infus. Kaki mungilnya diinjakkan di roda penyangga tiang infus. Sambil berpegangan, sesekali salah satu kakinya mendayung maju, seperti bermain skateboard. Di ujung koridor terdapat jendela lebar yang membuat sirkulasi udara koridor lancar. Saya melongokkan kepala saya ke jendela. Di bawah terdapat atap-atap perumahan warga dan sebuah sekolah dasar. Tapi kok rasanya posisi saya tidak setinggi apa yang ada dalam bayangan saya. Kurang tinggi untuk disebut sebagai lantai 5.

Lain waktu saya kembali turun menggunakan tangga. Pelan-pelan saya hitung sebenarnya saya berada di lantai berapa sih. Rupanya benar dugaan saya. Lantai 5 yang dicantumkan resmi baik di papan data pasien maupun di ruang perawat bangsal rupanya bukan lantai 5 dalam arti sesungguhnya melainkan lantai 4. Kenapa eh kenapa. Hal ini berkaitan dengan mitos bahwa lantai 4 membawa bencana. Untuk lebih jelasnya, bisa dicari di Wikipedia tentang tetraphobia.

Uniknya di pabrik tempat ayah Zaki bekerjapun demikian. Beberapa tempat di mill tidak menggunakan angka 4 melainkan diganti dengan angka lain misal 3C, baru kemudian melompat ke angka 5. Jadi begini, misal area boiler atau area evaporator. Boiler 1, boiler 2, boiler 3, boiler 3C, baru kemudian boiler 5 dan seterusnya. Tak disangka memang, untuk perusahaan canggih sekaliber APR*L masih percaya dengan tahayul-tahayul seperti itu. Weird, hah?!






Selamat pagi, sugeng enjang sahabat...semoga hari ini dilimpahkan banyak semangat dan barokah...dilimpahkan kesehatan, kebahagiaan dan hati yang lapang.
* maaf, masih belum ada foto

Posting Lebih Baru Posting Lama

60 Responses to “Ada yang Takut Angka Empat”

  1. Saya baru dengar keanehan angka 4. Penasaram saya baca hingga akhir.
    Yang jadi pertanyaan saya, dari tadi tidak di sebutkan lantai 1 2 dan 3, dari lantai 5 sudah langsung berada dibawah, lantai dasar. Lantai 1 2 dan 3, ada atau...?
    Kemudian, kalau dibilang kramat mestinya jangan berlantai dong tempatnya... mahu di buat urutan acakpun hitungan tetap 123456 dst.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada Ka, kalau nggak salah ingat malah ada lantai 0 yang terletak di bawah, langsung menuju arah belakang, sedang lantai 1 ada di lobi depan, di tempat pendaftaran. Jadi lantai 0,1,2,3,5...gitu.

      itu karena pemiliknya masih percaya dengan tahayul itu Ka, seperti bos besar pabrik yang orang China. jadi di tempat kami masih diatur dengan fengshui, baik letak rumah, letak bangunan dll...maklum kami cuma numpang tinggal, jadi semua ya manut sama yang punya...kalau ingin merubah ini itu, pasti langsung kena warning dan denda

      Hapus
    2. rumah sakit provider asuransi.ya?
      Saya sudah punya beberapa nama perusahaan Provide Asuransi yang punya afiliasi dan kerja sama dengan Rumah Sakit. HIehiheiheiheie. Sebut aja mereknya hiehiheie

      Hapus
    3. nama asuransinya nggak terkenal Pak, kalau disebut, ntar malah jadi pada bingung gimana tuh? asuransinya satu atap juga sih sebenarnya sama pabrik, saudara jauh...rumah sakit provider di Pekanbaru yaitu RS Santa Maria, RS Awal Bross, PMC dll. Di Jakarta dan Malaysia juga ada beberapa RS yang ditunjuk sebagai provider.

      Hapus
    4. Nyimak dengan baik tentang cerita angka 4
      Itung-itung nambah wawasan kayanya saya
      Kurang paham tentang sebenarnya dengan angka 4

      Hapus
  2. lantai 4 membawa bencana ? hmmmmm ... ada2 saja yah mb .... sugeng enjang mb husna ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ironisnya, karena ketakutan seseorang, banyak orang yang nggak paham mengenai mitos itu yang jadi bingung dan mendapat masalah

      Hapus
    2. mitosnya perlu diluruskan tuh mb ... biar nggak turun temurun ... hehe

      Hapus
    3. diluruskan, kaya selonjor aja Mas Fiu?
      rada susah menghilangkan kepercayaan yang sudah beratus-ratus tahun dipercaya Mas, tapi kalau ada teman muslim yang ikut-ikutan phobia ya tentunya saya kasih tahu bahwa percaya ke hal-hal seperti itu ndak boleh, kita berlindung kepada Alloh, bukan kepada angka

      Hapus
  3. jati itu penyebabnya sehingga ada yang takut angka empat. .
    semoga mbak penulis tidak takut dengan angka empat. .:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. enggak takut kok Pak, angka 4 sama seperti angka-angka lainnya bagi saya. Apalagi dikasih 4 lembar biru oleh suami saya...siapa yang takut sih...hehe

      Hapus
    2. Yang juga unik adalah Graha Pena kantor saya. Pernah di tahun 2005 lalu Gedung yang hanya berlantai 6 ini pernah sekali waktu lantai 2 nya diDISABLE. Tidak diaktifkan sama manejemen. Padahal lantai 2 itu tempat perputaraan uang. Orang pasang iklan di sana, Bayar KOMBIS juga di lantai 2. Cape juga kame mendengar keluhan customer yang mau bayar harus bolak balik

      Hapus
    3. jadi kalau bayar di mana Pak bila lantai 2 nya nggak diaktifkan? atau jangan-jangan pasang iklan gratis ya? hehe

      Hapus
  4. Ataghfirullah... salah satu isyarat ksirikan apabila takut pada hal-hal demikian. Sepatutnya takutlah hanya kepada Allah yg menguasai hidup mati seluruh makhluk di alam semesta ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak semua manusia paham dan mau berfikir logis Pak, jadi ya kayak gitu deh. padahal hal-hal seperti itu sungguh merepotkan diri mereka sendiri.

      Hapus
  5. Kaya di kantorku yang di Jakarta. Di lift angka 4 nya ga ada. Dari 3 langsung loncat 5, padahal posisi angka 5 itu ya lantai 4. Baru ngeh setelah ibue Ncip cerita kalo pelafalan angka 4 dalam bahasa mandarin, bunyinya mirip pelafalan kata mati

    Angka 4 juga dihindari karena kalo poligami, mentoknya di istri ke 4 juga...
    *sambit panci

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasihan sama mereka yang kantor pun tidak ada . Apalagi lantainya, Nah kan kalau lantainya ada 4 ngikutin mas Rawins Poligami ke 4 baru HEBOH

      Hapus
    2. kalo poligami sampe 4, jangan-jangan pulang kerumah istri pertama langsung disambit panci giginya rontok tinggal 4 biji, njur piye ?

      Hapus
    3. Tambah satu lagi biar gak jadi 4 ..

      Hapus
    4. Opo hubungan'e mas Raw? kok nyenggol poligami? h-hee..

      Hapus
    5. efek kebanyakan mosting gambar ESPEGEH sama PRAMUGARI

      Hapus
    6. gedungnya bikin bingung aja ya Pak....orang awam kayak saya jelas bakal celingukan dan puyeng menyadari lantai yang tiba-tiba loncat. atau dikasih pengumuman saja ya enak e..."perhatian, lantai 4 diganti nama jadi lantai 5" gitu

      hayo diantara sekian, siapa yang berminat dengan poligami?
      *sambil membayangkan para Bapak di atas rontok giginya...

      Hapus
  6. belum pernah menemukan keganjilan aneh ini meskipun beberapa kali naik gedung berlantai-lantai, atau saya yang kurang perhatian.
    Ya semua tergantung pada masing-masing indivdu, saya malah pingin anak yang nomer 4, njur pripun ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, saya malah pingin anggota keluarga yang ke 4 je Pak Ies, selama ini baru bertiga...kalau berempat kan tambah gayeng.

      (aamiin, in shaa Alloh terkabul semua)

      Hapus
  7. wah, saya malah baru dengar ada yang takut angka 4 karena dianggap membawa bencana, tahunya angka 13 yang sebagian orang menganggap angka sial, aneh2 wae isine dunyo ... hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau nggak aneh-aneh kan nggak seru Mas Is...piye-piyeo yo tetep ndunyone awake dewe, nggo mampir ngombe---jare ngono

      Hapus
    2. Ngombene wedang apa mbak Khusna, enake sing panas, ben suwi .. hehehe

      Hapus
  8. wah baru tahu saya kalau angka 4 ditakuti dikawasan asia timur
    kalau disini mungkin angka 13 yang dipercaya membawa petaka

    BalasHapus
    Balasan
    1. antara percaya dan tidak mbak
      hehehe
      ijin follow blognya ditunggu follbacknya

      Hapus
  9. Waahh..Kunjungan balik berbuah wawasan baru nih ^^

    Saya baru tau tentang angka 4 ini, yang mendunia kan angka 13 ya?
    Sepertinya saya pernah ngalamin perasaan aneh karna di Lift ga ada tombol 4nya...Kalo ga salah emang yang punya hotel emang orang Cina..jadi tau alasannya.. Nice Post ! ^^

    BalasHapus
  10. Balasan
    1. silakan Mas...tapi kata Pak Pri617 absen itu artinya tidak masuk lho...hayo gimana tuh?

      Hapus
  11. saya takut angka parpol, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga Pak Zach...jadi piye ya enake, golput ajaa...?

      Hapus
  12. Yg sy tau angka 13 yg katanya angka yg di takutin..eh ternyata angka 4 toh...

    Asli mbak...yg ini sy baru tau

    BalasHapus
    Balasan
    1. asli Pak...ini asli kok

      * kena guyur air banjir

      Hapus
  13. yang paling banyak ditakuti biasanya angka 13 karena katanya sial

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi saya nggak takut Mas...hehe

      makasih sudah berkunjung

      Hapus
  14. Saya baru tahu tentang angka 4 sebagai angka yang ditakuti hehe :D

    BalasHapus
  15. Padahal tanggal lahirku tanggal 4, dan bagiku angka keberuntunganku ya 4.. hehehehe..

    BalasHapus
  16. kunjungan silahturahmi...!

    mungkin dibuat seru aj tuh Mba.. biyar terkesan angker..kaya2 dipilem...:):)

    BalasHapus
  17. Berarti mitos dari angka 4 ini. agak mirip dengan
    Film lantai 13 yah Mbak Khusna. ? tapi yang
    Lantai 13 hanya sebuah film sih. tapi yang ini mah angka 4

    BalasHapus
  18. Kl di tempat kerja saya yg tdk ada adl lantai 13. Jd di tombol lift setelah 12, langsung 13

    BalasHapus
    Balasan
    1. ralat: setelah 12 langsung 14

      Hapus
    2. h-hee

      Pak Pri balas dendam nih, kemarin saya juga meralat

      Hapus
  19. Kalau yang ini, saya baru tahu di sini mbak .. saya tahunya ya angka 13, kemudian 666. Jadi nambah pengetahuan saya nih .. Sy tunggu postingan yang tetraphobia ya .. ? Loading wiki di PC saya aluuuuun banget ... ga sabar aku ..

    BalasHapus
  20. Waduh, ini bukan kebetulan pastinya.. Baru sekitar sejam yg lalu tika nonton di spotlite angka yang dianggap angka sial, dan angka empat salah satunya :)

    BalasHapus
  21. se atau tse artinya mati dalam bahasa mandarin, katanya sih.
    mungkin juga anggapan atau pikiran-pikiran kita bisa saja terjadi karena itu juga merupakan doa

    BalasHapus
  22. Yang saya tahu sih ... bangsal 13 ... hehe. Tapi bagi seorang istri, mungkin bencana jika 4 menjadi jumlah dalam keluarga ... ups.

    BalasHapus
  23. wauuu info yang sangat menarik sekali mbk. saya malah baru tahu mitos angka 4 ini dari membaca artikel ini..syukron ya

    BalasHapus
  24. hahaha.. masih ada yang kaya begituan ya..?!

    tapi yang aneh, kayaknya kok tiap gedung kantor di jakarta ngga ada lantai 13'nya yak? dari 11.. 12.. 12B.. 14.. dst
    maksudnya apa itu? diskriminasi angka!!

    BalasHapus
  25. Kaya nya agak mending berada di angka 4 asal jangan
    Sampai ada pada golongan nomor 5 yah Mbak Khusna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bentar, bentar, saya kok ngerasa kenal dg mksd komentar mas Saud ini???

      ^_^

      Hapus
  26. Dunia sekarang ini semakin aneh saja ya

    BalasHapus
  27. wah ada-ada aja ya, kok ada getu yang takut dengan angka 4. Hehehe :D
    kalau saya sih kebetulan nggak takut sama angka-angka'an kak :)

    BalasHapus
  28. baru tahu kayaknya yg takut angka empat, tahunya di kita angka 13, pernah nemui jg tdk ada lantai 13, langsung 12 kemudian 15, terus katanya angka itu 06-06-06, justru angka tersebut gampang dihapal, ya saya jadikan angka pernikahan, yg terpenting jangan takut angka 4, 13, 666, sekedar tahu saja

    BalasHapus
  29. Produk yang Kami tawarkan semuanya aslyOriginal,
    Ada Garansi Resmi Distributor dan Semua Produk Kami Baru dan Msh Tersegel dLm BOX_nya.dan Buruan belanja dan dapatkan promo dari kami untuk semua produk kami.Dijual> BlackBerry> Nokia> Samsung> Apple> Acer> Dell> Nikon. beminat hub/sms 0857-3103-0120 atau klik website resmi kami http:/Citra-shopelektroniik.blogspot.com

    Ready Stock !
    BlackBerry 9380 Orlando - Black
    Rp.900.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Curve 8520 Gemini
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Bold 9780 Onyx 2
    Rp.800.000,-

    Ready Stock !
    Blackberry Curve 9320
    Rp.700.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Tab 2 (7.0)
    Rp. 1.000.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Nexus I9250 - Titanium Si
    Rp.1.500.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Note N7000 - Pink
    Rp.1.700.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Y S5360 GSM - Pure White
    Rp.500.000,-

    Nokia Lumia 800 MORE PICTURES
    Ready Stock !
    Nokia Lumia 800 - Matt Black
    Rp.1.700.000,-

    Ready Stock !
    Nokia Lumia-710-white
    Rp. 900.000,-

    Ready Stock ! Nokia C2-06 Touch & Type - Dual GSMRp.450.000,-

    Nokia Lumia 710 T-Mobile MORE PICTURES
    Ready Stock !
    Nokia Lumia 710 - Black
    Rp. 900.000,-
    Ready Stock !
    Apple iPhone 4S 16GB (dari XL) - Black
    Rp.1.200.000,-

    Ready Stock !
    Apple iPhone 4S 16GB (dari Telkomsel)
    Rp.1.200.000,-

    Ready Stock !
    Apple iPod Touch 4 Gen 8GB
    Rp.700.000

    Ready Stock !
    APPLE iPod Nano 8GB - Pink
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    Acer Aspire 4755G Core i5 2430 Linux Blue
    Rp 1.700.000

    Acer Aspire One AOD270 10.1" Netbook
    Ready Stock !
    Acer Aspire One AOD270 10.1
    Rp. 1.000.000,-

    Acer TravelMate TM8481-2462G32 14" Notebook
    Ready Stock !
    Acer TravelMate TM8481-2462G32
    Rp. 1.400.000


    Ready Stock !
    Acer ICONIA Tab W500 10.1" Tablets Notebook
    Rp. 1.100.000,-

    Ready Stock !
    Nikon D7000 kit 18-105mmRp.1.700.000

    Ready Stock !
    Nikon D90 Kit 18-105mm Vr
    Rp 1.300.000

    Ready Stock !
    Nikon Coolpix L 120 Red
    Rp. 900.000

    Ready Stock !
    Nikon Coolpix P 500 Black
    Rp 1.000.000 Ready Stock !

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya