WAHAI PARA ISTRI, BANTULAH SUAMIMU BERHENTI MEROKOK

WAHAI PARA ISTRI, BANTULAH SUAMIMU BERHENTI MEROKOK

Rokok. Bagi kebanyakan laki-laki seperti sebuah kebutuhan pokok. Bahkan ada yang beranggapan nggak macho, nggak jantan kalau nggak merokok. Emang apa hubungannya coba ?😃

Beberapa hari yang lalu, saya menjenguk seorang sahabat yang diopname di RS Siloam Purwakarta. Keluar dari parkiran, di trotoar depan rumah sakit, seorang bapak "klepas-klepus" menghisap dan meniup asap rokok. Yang mungkin bagi dia, hal itu suatu kenikmatan tersendiri. Di samping bapak itu, seorang bocah sekitar 4 tahun, anaknya. Dengan santai mengikuti gerakan bapaknya. Dengan sedotan teh gelas, dia meniru persis aktivitas lelaki tersebut. Bahkan gaya meniup-niupnya pun dicopasnya. Saya colek suami saya. Suami saya nggak paham. Baru setelah saya kasih tau, beliau diam terperanjat. Astaghfirullah, dalam hati saya. Miris, sedih dan aneh. Sama sekali tidak ada rasa bersalah bapak tadi. Santai saja seolah tidak terjadi apa-apa. Hmmmm.... Bentar bentar...
Banyak orang menjadi perokok karena berada di lingkungan perokok. Orang tua perokok menjadi contoh anaknya. Bahkan ada beberapa yang awalnya coba-coba menghisap "tembakau kering" itu supaya bisa diterima di pergaulan.

Awal coba-coba itu yang kemudian menjadi masalah. Karena mencoba, jadi kecanduan nikotin dan berlanjut sampai si perokok berkeluarga, mempunyai anak-anak dan seterusnya.

Dampak buruk asap rokok sudah banyak diteliti, sudah banyak dijabarkan, sudah banyak ditulis di media-media. Tak perlulah disampaikan. Pastinya, merokok bukan membuat badan makin sehat, tapi sakit iya. Boros iya. Asapnya mengganggu orang lain.

Saya yakin, diantara sekian perokok aktif, ada keinginan untuk berhenti dan meninggalkan rokok. Dukungan keluarga, kesungguhan niat dan lingkungan sekitar sangat menentukan keberhasilan orang tersebut untuk benar-benar berhenti merokok.

Untuk para istri yang suaminya merokok. Jangan membentak dan menakut-nakuti suami Anda tentang bahaya yang ditimbulkan akibat rokok. Karena hal itu akan semakin membuat suami Anda dongkol dan makin menjadi. Bisa sih, dengan diingatkan atau ditakut-takuti mereka berhenti sejenak, tapi hal itu tak akan lama. Mereka akan mengulangi lagi. Untuk beberapa orang, nasehat-nasehat yang bersifat persuasif bisa saja berhasil. Tapi jika tidak, jangan menyerah. Cari cara yang lebih kreatif dan manjur.

Tak jarang suami istri berantem gara-gara kebiasaan suaminya yang merokok.

Wahai para istri. Bersabarlah. Coba dengan cara lembut. Bila suami merokok, rangkullah pundaknya. Dengan sedikit romantis, bilang ke suami "Mas, ingat kesehatan anak-anak lho... Matikan dulu rokoknya"

Tunggu sampai suami Anda betul-betul mematikan rokoknya. Lalu beri ucapan terima kasih atas tindakan suami. Beri ucapan terima kasih kepada suami bisa dengan banyak cara. Bisa dengan mencium pipinya, ucapan terima kasih langsung, atau masak masakan kesukaan suaminya... Sangat beragam. Ibu ibu tentu sangat paham bagaimana menyanjung suami.

Sesekali, luangkan waktu untuk ngobrol berdua saja dengan suami. Saat anak-anak sudah tidur, istri bisa memulai pembicaraan. Bertanya sejauh mana keinginan suami Anda untuk berhenti merokok saat ini. Seberapa komit suami Anda ingin berhenti. Jawaban-jawaban dari suami Anda sekaligus sebagai cambuk bagi Anda dan sekaligus sebagai janji, yang sewaktu-waktu suami Anda ingkar dengan komitmennya, Anda bisa leluasa menagih janji tersebut. Kalau melihat suami Anda merokok lagi, ingatkan dengan lembut, "Hayo, katanya mau berhenti, sayang." Sambil pelan-pelan ambil batang rokok itu dan matikan.

Ajak suami Anda berolahraga. Aktivitas olah raga yang bisa dilakukan bersama. Libatkan putra-putri Anda. Bisa dengan jogging tiap Sabtu atau Minggu pagi, badminton, berenang. Alihkan waktu senggang suami ke kegiatan-kegiatan sport. Hal ini untuk mengurangi kesempatan dia merokok.

Yang penting, istri tidak boleh menyerah dan harus tetep Istiqomah mendukung suaminya. Tunjukkan betapa berharganya kesehatan, kebersamaan keluarga tanpa asap rokok. Apabila suaminya down, segera semangati kembali. Alihkan rokok ke hal-hal lain.

Terakhir, berdoalah. Memohonkan kepada Allah untuk diberi kemudahan untuk suaminya berhenti dan meninggalkan rokok. Terbebas dari asap rokok.

Semoga bermanfaat.

Posting Lama

Leave a Reply

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Follower

About Me

Foto saya

Crafter ala ala yang sok istimewa dan sok bisa segalanya